Batas Masa Haid Menurut Ulama 4 Madzhab
Cari Berita

Advertisement

Batas Masa Haid Menurut Ulama 4 Madzhab

Duta Islam #04
Selasa, 09 Juli 2019

Penjelasan batas masa haid menurut ulama 4 madzhab (sumber: istimewa)
Setiap wanita mempunyai siklus keluarnya darah haid yang berbeda-beda setiap bulannya. Ada yang terbiasa mengalami haid hanya 3 hari dan adapula yang haidnya sampai 10 hari full.

DutaIslam.Com - Ada juga perempuan yang mengalami haid tidak beraturan atau tidak stabil tiap bulannya. Terkadang ia bulan pertama keluar darah selama 4 hari, lalu bulan kedua keluar darah selama 4 hari atau bahkan keluarnya darah terputus-putus. Lantas, bagaimana ulama fikih menilai darah tersebut?

Para ulama dalam menentukan batas minimal dan maksimal haid mempunyai pandangan yang berbeda-beda. Pun demikian, para ulama juga berbeda pendapat terkait batas minimal dan maksimalnya masa suci dari haid.

Baca: Darah Haid Saat Hamil, Ini Pendapat Ulama Fikih

اختلف العلماء في أكثر أيام الحيض وأقلها، وأقل أيام الطهر فروي عن مالك أن أكثر أيام الحيض خمسة عشر يوما، وبه قال الشافعي وقال أبو حنيفة: أكثره عشرة أيام، وأما أقل أيام الحيض فلا حد لها عند مالك، بل قد تكون الدفعة الواحدة عنده حيضا، إلا أنه لا يعتد بها في الأقراء في الطلاق، وقال الشافعي: أقله يوم وليلة وقال أبو حنيفة: أقله ثلاثة أيام

"Para ulama berbeda pendapat terkait masa paling lama dan minimalnya haid serta minimlanya masa suci. Menurut riwayat Imam Malik, paling lama haid adalah 15 hari. Pendapat ini senada dengan Imam Syafi'i. Imam Abu Hanifah berpendapat, paling lama haid adalah 10 hari.

Sedangkan menurut Imam Malik paling sedikitnya haid tidak ada batasnya, akan tetapi terkadang keluarnya darah dalam sekejap dinamakan haid. Imam Syafi'i berpendapat batas minimal haid adalah satu hari satu malam. Dan Imam Abu Hanifah mengatakan paling sedikitnya haid adalah tiga hari." (Bidayah Mujtahid, hal. 56).

Ulama Madzhab Hanafi berpendapat bahwa minimal masa haid bagi seorang perempuan adalah tiga hari tiga malam. Menurut madzhab ini, jika keluar darahnya kurang dari masa paling cepatnya haid, maka darah tersebut tidak dinamakan darah haid, melainkan darah istihadhah.

Baca: 3 Jenis Darah Kewanitaan Menurut Ulama Fikih

Menurut Mazdzhab Hanafi, batas maksimal wanita mengalami haid yaitu sepuluh hari sepuluh malam. Jika seorang wanita keluar darah melibihi batas maksimal haid, maka darah tersebut bukan darah haid, akan tetapi dinamakan darah istihadhah.

Ulama madzhab ini berlandaskan atas hadis nabi yang diriwayatkan ImamTabarani dan Imam Daruqutni.

Dari Abi Umamah bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Haid itu paling cepat buat perawan dan janda tiga hari. Dan paling lama sepuluh hari." (HR Tabarani dan Daruquthni dengan sanad yang dhaif)

Sedangkan ulama Madzhab Maliki mengatakan tidak ada batas minimal haid. Akan tetapi terkadang darah yang keluar dalam sekejap menurut madzhab ini sudah dinamakan haid. Jika seorang perempuan melihat darah yang keluar walau sekejap, maka sudah termasuk darah haid. Artinya, ia tidak diperbolehkan melaksanakan shalat, puasa atau thowaf.

Batas maksimal haid menurut Madzhab Maliki adalah 15 hari. Jadi, jika ada seorang perempuan yang darahnya keluar melebihi 15 hari, maka darah tersebut termasuk darah istihadhah.

Baca: Darah Haid Terputus-Putus, Ini Penjelasan Ulama Fikih

Selanjutnya pendapat ulama Madzhab Syafi'i dan Madzhab Hanbali. Ulama kedua madzhab ini berpendapat bahwa masa paling sedikitnya seorang perempuan adalah satu hari satu malam. Masa paling umumnya enam hari atau tujuh hari dan masa paling lamanya seorang haid adalah lima belas hari.

Batas Masa Suci

Di dalam kitab Bidayah Mujtahid dijelaskan, masa suci adalah rentan waktu antara dua haid yang dialami seorang perempuan. Masa suci merupakan masa berhentinya darah haid. Di mana seorang yang haid telah suci dan kembali menjalankan shalat, puasa dan lain sebagainya.

Pertanda seorang wanita haid yang telah memasuki masa suci adalah keringnya darah dan adanya air berwarna putih pada akhir masa haid. Kedua petanda masa suci ini menjadi acuan seorang wanita untuk mengetahui apakah ia sudah suci atau belum.

Baca: 8 Ibadah Terlarang saat Keluar Darah Kewanitaan

Jumhur ulama berpendapat bahwa batas minimal wanita dalam masa suci adalah lima belas hari. Sedangkan ulama Madzhab Maliki berpendapat bahwa batas maksimal masa suci adalah 7 hari atau 8 hari. [dutaislam.com/in]

close
Download Aplikasi Berkah Sahabat Beribadah