Beredar Percakapan Group People Power, Peserta Demo Disarankan Bawa Ketapel & Panah
Cari Berita

Advertisement

Beredar Percakapan Group People Power, Peserta Demo Disarankan Bawa Ketapel & Panah

Duta Islam #03
Minggu, 19 Mei 2019

Pendukung Prabowo akan melakukan aksi 22 Mee 2019 mendatang. Foto: Istimewa.
DutaIslam.Com - Percakapan salah satu Group WhatsApp bernama People Power bocor. Para peserta yang akan hadir dalam aksi 22 Mei 2019 diberikan sejumlah saran. Salah satunya, mereka disarankan membawa ketapel dan panah dalam aksi tersebut.

Baca: Alifurahman VS Dahnil, Siapa Yang Hoax?

Dalam screnshoot percakapan Group yang diterima dutaislam.com, seseorang bernama Udin memberi 10 saran bagi pendukung Prabowo yang akan berangkat aksi pada 22 Mei 2019.

Pertama, minta maaf dan minta ijin kepada orang tua.

Kedua, bila punya janji dengan orang, disarankan agar janjinya dilunasi.

Ketiga, bila pernah berbicara dan menyakitkan orang, disarankan untuk minta maaf.

Baca: Cerita Gus Dur Tentang Suharto Pergi Haji Lalu Melempar Jumroh

Keempat, memberikan wasiat buat istri.

Kelima, minta doa kepada orang tua dan kiai.

Keenam, peserta disarankan tidak lupa membawa bekal untuk buka puasa.

Ketujuh, peserta disarankan membawa bambu untuk bendera merah putih.

Kedelapan, peserta disarakan membawa ketapel dan panah.

Kesembilan, disarankan agar demo yang dilakukan niat ikhlas karena Allah.

Kesepuluh, peseta disarakan untuk mencium kening anak-anak dan istri dan  meminta mereka agar menjadi pejuang tegaknya agama dan kebenaran.

Berikut ini adalah screenshot saran lelaki bernama Udin dalam Group WhatsApp People Power.


Sebagaimana diketahui, pada 22 Mei 2019 Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI selesai melakukan penghitungan suara hasil Pemilu 2019 yang meliputi Pileg, DPD, dan Pilpres.

Pada kesepatan yang sama masa pendukung Prabowo dikabarkan akan melakukan aksi menuntut keadilan karena menganggap banyak kecurangan dalam proses penyelenggaraan Pemilu 2019. [dutaislam.com/pin]

close
Download Aplikasi Berkah Sahabat Beribadah