Permainan Catur Kehidupan, Islam itu Cara Hidup atau Cara Menjadi Manusia
Cari Berita

Advertisement

Loading...

Permainan Catur Kehidupan, Islam itu Cara Hidup atau Cara Menjadi Manusia

Duta Islam #07
Kamis, 03 Oktober 2019
Loading...

cerita islam rahmatan lil alamin
Penjelasan permainan catur kehidupan. Foto: istimewa
Oleh: Ust Danish Lutfi Fajduani

DutaIslam.Com - Dari satu sudut pandang, catur adalah permainan adu ketepatan langkah atau adu ketepatan keputusan. Siapa yang langkahnya paling benar, dia akan mengalahkan lawannya.

Menurut para fans catur, 1 kali ronde permainan catur, atau diistilahkan 1 kali partai catur berhimpun minimal sekitar 40 langkah. Namun hal menariknya adalah, siapa pemenang pertandingan sudah diketahui setidaknya pada langkah ke-25an, mungkin bila ada langkah yang luar biasa salah, di sekitar langkah ke-18 sudah ketahuan siapa pemenangnya.

Demikian pula kehidupan. Dari satu sudut pandang sesungguhnya ia adalah tentang kumpulan langkah-langkah, kumpulan keputusan-keputusan.

Baca: Bau Wangi Dapat Mencerdaskan Akal dan Pikiran

Keputusan-keputusan tersebut berkisar dari yang sekecil-kecilnya (bangun jam berapa, pakai baju apa, mau makan apa, dst) hingga sebesar-besarnya (bekerja dimana, tinggal dimana, menikah dengan siapa, dan seterusnya). Semakin banyak keputusan kita yang benar, semakin cemerlang lah permainan catur kehidupan kita.

Memenangkan sebuah pertandingan catur bukanlah hal mudah. Mungkin para ahli catur harus mengalami puluhan kali kalah untuk menguasai pola permainan. Bagaimana caranya agar seorang pemula permainan catur bisa memenangkan pertandingan catur? Caranya; angkat seorang juara catur menjadi penasihat, dan ikuti apapun nasihatnya.

Ada banyak nama juara catur, tapi sebutlah diantara yang paling terkenal, Gary Kasparov.
Coba kita bayangkan, kita mengikuti kompetisi catur, duduk di belakang kita Gary Kasparov dan menasihati setiap langkah demi langkah, apa yang harus kita lakukan? Sami'na Wa Atha'na. Tidak lebih dan tidak kurang, bisa diperkirakan, kita akan langsung menjadi juara kota, mungkin juara provinsi, atau mungkin juara dunia.

Cerita Islam Rahmatan Lil Alamin


Sekarang bagaimana dengan kehidupan?
Membentuk seseorang menjadi ahli catur perlu mengalami puluhan bahkan ratusan kekalahan.
Masalahnya, dunia ini hanya sekali, sekali habis habislah semuanya. Bagaimana cara agar kita bisa memenangkan permainan catur kita?

Angkatlah juara kehidupan menjadi penasihat kita, namanya Muhammad SAW.
Setiap kita hendak mengambil keputusan apapun, minta pendapat Beliau, lalu apapun yang Beliau nasihatkan, katakanlah; Sami'na Wa Atha'na.

Apa yang akan terjadi bila seseorang mengangkat juara kehidupan dunia dan akhirat menjadi penasihatnya? Subhanallah. Mungkin itulah yang dimaksud bahwa Islam itu "Way of Life" atau Islam itu "Cara Hidup" atau "Cara Menjadi Manusia".

Oleh sebab itu, Al-Qur'an dan Al-Hadits adalah pemandu kita, kompas kita, penasihat kita dalam kehidupan, maka sudah sewajarnya kita mesti mendekapnya erat-erat sebagaimana seorang pelaut senantiasa berkekalan dengan kompas saat mengarungi samudra.

Baca: Belajar dengan Menghafal Bukan Salah Jalan

Islam adalah karunia dari Yang Maha Pengasih untuk manusia yang amat dikasihi-Nya.
Ia adalah kompas yang digunakan untuk mengarungi samudra kehidupan ini. Maka, marilah kita kembali kepada Islam Rahmatan Lil'alamin. [dutaislam/ka]
Loading...