Mantan HTI Minta Sahabatnya yang Masih di HTI Sadar dan Kembali ke Pangkuan NKRI
Cari Berita

Advertisement

Mantan HTI Minta Sahabatnya yang Masih di HTI Sadar dan Kembali ke Pangkuan NKRI

Duta Islam #03
Kamis, 05 September 2019

Ayik Heriansyah. Foto: Istimewa.
DutaIslam.Com - Ayik Heriansyah Warga Pangkalpinang yang merupakan mantan Pimpinan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Bangka Belitung (Babel) mengungkap bobrok mantan organisasinya setelah 10 tahun bergabung.

Selama 10 tahun masa kepemimpinannya, Ayik mengaku punya peran penting membangun HTI Babel sejak didirikan pada tahun 2003 yang lalu
.
"Sebenarnya program HTI pada awal berdiri fokus berdakwah, menggelar pengajian serta menyebarkan syiar-syiar islam, namun mulai kesini-kesini, ada perubahan ideologi dengan perlahan mulai melaksanakan program-program pemahaman khilafah dari detail hingga praktis," ujar Ayik, Selasa (03/09/2019).

Ayik memutuskan keluar dari HTI tahun 2011 lantaran ideologi HTI dianggapnya sudah melenceng dan keluar dari dakwah syiar islami. HTI berniat mengkudeta dan merubah sistem pemerintahan. Ayik juga sempat berselisih pendapat dengan pengurus pusat.

"Setelah memutuskan keluar pada tahun 2011, ada beberapa ancaman dan kecaman yang sampai ke saya terkait keputusan tersebut, namun karena memang sudah melenceng dari ideologi awal, saya bersikukuh untuk tetap keluar dan gabung ke Nadhlatul Ulama (NU) setahun kemudian," jelasnya.

Ayik kemudian memutuskan bergabung dengan NU dan Anshor pada tahun 2019. Sama dengan ideologi awal saat bergabung dengan HTI, dirinya tetap berkeinginan untuk memantapkan pemahamannya tentang ahlu sunnah wal jamaah (aswaja) ke NU.

“Saya berharap, kepada teman-teman seperjuangan di HTI Babel untuk kembali kejalan yang benar, kembali ke NKRI, karena apa yang sudah diajarkan oleh HTI sekarang sudah melenceng jauh,"ucapnya.

Dirinya mejelaskan, sistem pemerintahan NKRI sekarang sudah sesuai syariah walaupun belum sempurna.

"Dalam ketidak sempurnaan tersebut, mari saya mengajak kawan-kawan HTI khususnya di Babel untuk meyebarkan syiar islam dan berdakwah tanpa harus merubah sistem pemerintahan atau menggangu persatuan NKRI," pungkas Ayik. [dutaislam.com/pin]

Keterangan: Disadur dan diedit Babelreview.co.id ' dengan judul asli '10 Tahun Pimpin HTI Babel, Ayik Keluar dan Ungkapkan Bobrok HTI'

close
Banner iklan disini