Jawaban Gus Nadir Saat Ditanya Mahasiswa PAI yang Khawatir Membaca Buku di Luar Aswaja
Cari Berita

Advertisement

Loading...

Jawaban Gus Nadir Saat Ditanya Mahasiswa PAI yang Khawatir Membaca Buku di Luar Aswaja

Duta Islam #03
Kamis, 12 September 2019
Loading...

Rois Syuriah PCI NU Australia Nadirsyah Hosen. Foto: Istimewa.
DutaIslam.Com - Salah satu mahasiswa jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI) bernama Aris Sofandi curhat kepada Rois Syuriah PCI NU Asutralia Nadirsyah Hosen (Gus Nadir). Aris mengaku NU sejak kecil merasa khawatir keliru ketika membaca buku-buku di luar aswaja.

Kekhawatiran Aris disampaikan melalui twitternya. Namun Aris tidak menyebutkan di kampus mana saat ini dirinya kuliah.

"Gus Nadir. Saya sangat tertarik mempelajari Islam dengan baik, saya sejak kecil NU nyel. Saat ini saya sedang kuliah jurusan PAI, tapi saya kuatir Gus, saya keliru mempelajari buku-buku atau kitab-kitab yang selain aswaja Asyariyah Annahdiyah. Mohon pencerahannya," tulis Aris, Rabu (11/09/2019) dengan menandai Gus Nadir dalam kicauannya.

Gus Nadir yang memang aktif di media sosial memberikan jawaban atas kekhawatiran Aris. Menurut Gus Nadir, level mahasiswa memang harus membaca semua buku, dari semua madzhab dan aliran dalam berbagai perspektif. Membaca, kata Gus Nadir, memang menjadi tugas mahasiswa.

"Kalau anda sudah di level mahasiswa mas bro @ArisSofandi, ya harus baca semua buku dari semua mazhab dan aliran dalam berbagai perspektif. Itu tugas mahasiswa. Masak mau baca aja takut?" balas Gus Nadir sambil tertawa, Rabu (11/09/2019).

Jawaban Gus Nadir mendapat tanggapan dari sejumlah netizen. Satu di antaranya dari netizen bernama Nanfida yang mengaku NU dan alumni dari kampus dan asrama non NU.

Nanfida mengaku dirinya dianggap. Namun justru itulah yang membuatnya menjadi lebih memahami mengenai warga nahdliyin yang sejati.

"Salam, mohon izin menambahkan. Saya alumni kampus dan asrama non NU, bahkan dianggap sesat. Justru dari sana saya belajar dan memahami bagaimana menjadi seorang Nahdliyin sejati," tulis Namfida di kolom komentar balasan Gus Nadir. [dutaislam.com/pin]

close
Banner iklan disini