Sempat Melarikan Diri, Penghina Mbah Moen di Sulawesi Akhirnya Digelandang Polisi
Cari Berita

Advertisement

Loading...

Sempat Melarikan Diri, Penghina Mbah Moen di Sulawesi Akhirnya Digelandang Polisi

Duta Islam #03
Sabtu, 10 Agustus 2019
Loading...

Joy Ramadhan penghina Mbah Moen di Sulawesi. Foto: Liputan6.com.
DutaIslam.Com - Polres Luwu Utara Sulawesi Selatan mengamankan warga Kutai Timur Kalimantar Timur bernama Joy Ramadhan lantaran menghina KH Maimoen Zubair (Mbah Moen). Joy sempat melarikan diri dari Kutai Timur setelah mengetahui dirinya dikejar polisi.

Joy diamankan di Dusun Kalatiri, Desa Mulyasari, Kecamatan Sukamaju, Kabupaten Luwu Utara pada Jumat, (09/08/2019). Joy pun langsung digelandang ke Mapolres Luwu Utara untuk diperiksa dan menjalani interogasi sementara. Selanjutnya Joy diserahkan ke aparat Polres Kutai Timur untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.

"Nanti akan kita serahkan ke Polres Kutai Timur soalnya laporan polisinya dan di sana," kata Kapolres Luwu Utara AKBP Boy Samola dikutip dari Liputan6.com.

Joy menghina Mbah melalui kolom komentar di Facebook.

"Kasihan jua tu pak tua bangka. Jika ngak kliru usianya bih dari baginda nabi SAW. ehm... pak tua dapat bonus usia rupanya ya…. Mat jalan Mbah Maemun. Moga cambukan mengerikan dari malaikan dzabaniyah di alam kubur sana ngak meluluhlantakkan tulang2mu yang udah sangat keropos itu." Demikian komentar tak tak beradab Joy atas wafatnya Mbah Moen.

Mengetahui komentar tersebut, Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Kutai Timur melaporkan Joy ke pihak yang berwajib. Joy pun melarikan diri ke Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan.

Beruntung, polisi menemukan tempat persembunyian pria yang fakit tatakrama tersebut. [dutaislam.com/pin]


Loading...