Jawaban untuk Pecinta Eks HTI Fahmi Amhar yang Heran dengan Islam Nusantara
Cari Berita

Advertisement

Jawaban untuk Pecinta Eks HTI Fahmi Amhar yang Heran dengan Islam Nusantara

Duta Islam #02
Rabu, 17 Juli 2019

Status Facebook Fahmi Amhar.
Oleh Ainur Rofiq Al Amin

DutaIslam.Com - Kali ini Fahmi Amhar (FA) heran dengan Islam Nusantara. Saya AR (Ainur Rofiq Al Amin) malah geleng-geleng kaki dengan keheranan FA. Status ini saya buat karena ada famili yang japri saya tadi siang dan tanya saya.

FA: Katanya Islam Nusantara itu lebih asli dari Islam Arab, anehnya penganjurnya membanggakan diri punya sanad ilmu yang jelas, karena pernah sekolah di dunia Arab.
AR: Apa konsep yang anda pahami tentang Islam Nusantara, Kang?

FA: Katanya Islam Nusantara itu lebih murni dari Islam Arab, anehnya penganjurnya bangga dengan kebolehannya membaca kitab kuning yang berbahasa Arab, bukan kitab asli Nusantara yang berbahasa Jawa Kuno, Kawi atau Sansekerta. Eh Sansekerta itu dari India bukan ?  :).
AR: Apa konsep yang anda pahami tentang Islam Nusantara, Kang?

FA: Katanya Islam Nusantara itu lebih sejati dari Islam Arab, anehnya sholat mereka berkiblat ke Arab dan masih berbahasa Arab, hajinya masih ke Arab, dan kalau mati masih ditahlili dengan bacaan berbahasa Arab.
AR: Apa konsep yang anda pahami tentang Islam Nusantara, Kang?

FA: Katanya, dakwah kita itu adalah menusantarakan Islam, dan bukan mengislamkan Nusantara, anehnya mereka tidak begitu nyaring ingin menusantarakan Freeport, menusantarakan (lagi) Indosat, atau bahkan menusantarakan demokrasi.
AR: Apa konsep yang anda pahami tentang Islam Nusantara, Kang?

FA: Katanya Islam Arab itu dulu menjajah, anehnya penjajah nusantara itu tidak pernah orang Arab, tetapi justru orang Belanda, orang Inggris, orang Jepang ...
AR: Apa konsep yang anda pahami tentang Islam Nusantara, Kang?

FA: Di Indonesia itu warga Hindu Nusantara tak pernah menjelek-njelekkan Hindu India, Katholik Nusantara tak pernah menjelek-njelekkan Katholik Vatikan, bahkan Syiah Nusantara tak pernah menjelek-jelekkan Syiah Iran; anehnya yang mengaku Islam Nusantara kok menjelek-jelekkan Islam Arab.
AR: Apa konsep yang anda pahami tentang Islam Nusantara, Kang?

FA: Islam Nusantara itu ramah, tidak mudah marah, anehnya mudah sekali mempersekusi ustadz yang tidak sepaham, bahkan membubarkan pengajiannya.
AR: Apa konsep yang anda pahami tentang Islam Nusantara, Kang?

FA: Islam Nusantara itu seperti yang dicontohkan Wali Songo yang menghargai tradisi lokal, anehnya, delapan dari sembilan anggota Wali Songo itu memakai jubah dan surban yang kearab-araban.
AR: Apa konsep yang anda pahami tentang Islam Nusantara, Kang?

FA: Islam Nusantara itu mengedepankan rahmah dan perdamaian, anehnya, KH Hasyim Asy'ari pada tahun 1945 memberi fatwa jihad melawan tentara sekutu, bukan salam perdamaian.
AR: Apa konsep yang anda pahami tentang Islam Nusantara, Kang?

Ternyata 9 keheranan Fahmi Amhar pecinta eks HTI ini hanya perlu satu kalimat jawaban, yakni Apa konsep yang anda pahami tentang Islam Nusantara, Kang?

Dia gak ngeh tentang konsep Islam nusantara, tapi dia membuat khayalan sendiri tentang Islam nusantara.

Apakah kurang ngopi bisa menyebabkan otak tumpul ya? Hehehe. [dutaislam.com/gg]

Source: Ainur Rofiq Al Amin

close
Banner iklan disini