10 Langkah FPI Ingin Tegakkan Khilafah
Cari Berita

Advertisement

Loading...

10 Langkah FPI Ingin Tegakkan Khilafah

Duta Islam #03
Selasa, 30 Juli 2019
Loading...

Screenshot 10 langkah FPI ingin tegakkan khilafah. Foto:dutaislam.com.
DutaIslam.Com - Ada banyak pertimbangan Surat Keterangan Terdaftar (SKT) Front Pembela Islam (FPI) akan diperpanjang atau tidak. Selain pertimbangan administrasi, faktor lain seperti rekam jejak juga menjadi pertimbangan Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk memperpanjang izin Ormas Pimpinan Habib Rizieq Shihab tersebut.

Baca juga: Beredar Video Munarman Jubir FPI di Acara Baiat kepada ISIS

Hal ini diungkapkan Kemendagri Tahjo Kumolo menanggapi berakhirnya SKT FPI. SKT FPI berakhir sejak 20 Juni 2019. Sehari setelah itu 21 Juni 2019, FPI mengajukan perpajangan SKT. Hingga sekarang, SKT FPI belum diperpanjang lantaran belum memenuhi 10 syarat dari 20 persyaratan yang ditentukan.

Bersamaan dengan itu, ada dorongan dari masyarakat agar SKT FPI tidak diperpanjang. FPI dianggap sebagai Ormas radikal yang bercita-cita menegakkan khilafah di Indonesia. Dalam hal ini, FPI dinilai memiliki kesamaan dengan Hizbut Tahir Indonesia (HTI) yang pada 2017 lalu telah dibubarkan pemerintah.

Tak banyak orang tahu bahwa FPI memiliki misi meneggakan khilafah. Pasalnya, selama ini FPI hanya lebih dikenal dengan Ormas yang tegas atau keras dalam menumpas kemaksiatan. Selain itu, Ormas yang berdiri pada 1998 ini dinilai sigap dalam membantu masalah kemanusiaan ketika terjadi bencana.

Namun belakangan terungkap bahwa FPI punya misi menegakkan khilafah. Misi ini diungkapan sendiri oleh Habib Rizieq dalam salah satu ceramahnya. Ceramah yang terekam dalam video itu beredar di media sosial dan bisa disaksikan sampai sekarang.

Habib Rizieq bahkan menegaskan bahwa misi khilafah FPI berdasarkan hasil Munas. Artinya, misi tersebut bukan hanya misi personal Habib Rizieq. Tetapi misi FPI sebagai organisasi.

Habib Rizieq mengatakan bahwa FPI memiliki 10 langkah untuk dalam menegakkan khilafah. Pertama, peningkatan fungsi dan peran OKI (Organisasi Konferensi Islam). Kedua, pembentukan parlemen bersama dunia Islam. Ketiga, pembentukan pasar bersama dunia Islam. Keempat, pembentukan fakta pertahanan bersama dunia Islam.

Kelima, penyatuan mata uang Islam. Keenam, penghapusan parport dan visa antar dunia Islam. Ketujuh, kemudahan asimilasi perkawinan antar dunia Islam. Kedelapan, penyeragaman kurikulum pendidikan agama dan umum dunia Islam. Kesembilan, pembuatan satelit bersama dunia Islam. Kesepuluh, pendirian mahkamah Islam internasional.

"Prinsip HTI kita setuju. Khilafah harus tegak. Cuma yang jadi persoalan bagaimana cara menegakkannya?," ujar Habib Rizieq dalam rekangan video yang diposting akun Twitter Putri Cebong. Video tersebut juga dishare Politisi PSI Guntur Romli di Twitternya, Senin (29/07/2019).

"Di sinilah FPI mengajukan proposal khilafah. Anda bisa baca, anda daripada salah satu aktivis FPI, itu dituangkan di hasil munas yang lalu. Bukan Munas kemarin," ujar Habib Rizieq kemudian.

Masih ragukah pemerintah bahwa FPI layak dibubarkan? demikian editorial kali ini. [dutaislam.com/pin]

Loading...