Kecewa Prabowo Kalah di MK, PA 212 Akan Gelar Ijtimak Ulama 4
Cari Berita

Advertisement

Kecewa Prabowo Kalah di MK, PA 212 Akan Gelar Ijtimak Ulama 4

Duta Islam #03
Jumat, 28 Juni 2019

Juru Bicara Reuni Akbar 212 tahun 2018 Novel Bamukmin dalam acara Seminar Nasional bertajuk Reuni Akbar Alumni 212 di Hotel Whiz Hotel, Jakarta, Jumat, 16 November 2018. Foto: TEMPO.CO.
DutaIslam.Com - Hasil Ijtima Ulama III Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) yang menyatakan Paslon Jokowi-Amin melakukan kecurangan Terstruktur, Sistematis, dan Masif (TSM) keliru. Hal ini terbukti setelah pembacaan hasil Putusan Sidang Sengketa Pemilu 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK), Kamis (27/06/2019) malam.

Sembilan hakim MK yang terdiri dari guru besar dan professor menolak seluruh gugatan Tim Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi. MK menilai keinginan BPN untuk mendiskualifikasi Paslon Jokowi-Amin salah jalur karena bukan termasuk kewenangan MK. Alasan telah terjadi kecurangan TSM yang diajukan BPN pun tidak terbukti secara hukum.

Kekalahan Tim Prabowo-Sandi di Sidang MK tak membuat PA 212 legowo. PA 212 mengaku kecewa besar dengan keputusan MK. Padahal, sidang MK telah digelar secara terbuka, dihadiri saksi kedua kubu, dan dapat disaksikan oleh jutaan rakyat Indonesia. Entah apa maunya mereka hingga masih merasa tak puas dengan keputusan MK.

Kekecewaan PA 212 diungkapkan Juru Bicara PA 212 Novel Bamukimin. Dilansir dari Tempo.co, Novel mengatakan, dalam tubuh PA 212, kekecewaan terhadap putusan MK masih besar. Hal ini disebut Novel dapat disahkan pada kelanjutan PA 212 di koalisi.

"Kita lihat Koalisi Adil dan Makmur ini mau ke mana mereka. Kalau masih berhubungan dengan Ijtima Ulama, maka kita masih lanjut dengan Koalisi Adil dan Makmur," katanya.

Karena itu, setelah putusan MK PA 212 mewacanakan untuk menyelenggarakan Ijtimak Ulama 4 atau Ijtimak Ulama terpilih. Menurut Novel, Ijtimak 4 perlu membahas langkah PA 212 ke depan.

"Konsolidasi pasti ada untuk kita menjajagi langkah kedepan bersama dengan partai atau tidak dan itu bisa terjadi ijtimak ulama ke 4," ujar Novel, Jumat (28/06/2019) dikutip dari Tempo.co.

Novel menyatakan, saat ini PA 212 berada di Koalisi Indonesia Adil Makmur yang mengusung pasangan Prabowo-Sandi. Namun semalam, Prabowo-Sandi menyatakan menerima putusan MK yang menolak gugatan mereka terkait tudingan yang mengandung kecurangan TSM. Dengan pilihan Prabowo-Sandi ini, PA 212 belum mengambil sikap.

Sebagaimana diketahui, sepanjang proses Pilpres 2019, ulama 212 memang kerap menggelar Ijtimak Ulama. Dua edisi Ijtima Ulama digelar pada masa pencalonan dan kampanye calon presiden. Hasilnya, mereka meminta Prabowo Subianto sebagai calon presiden.

Ijtima Ulama ketiga digelar usai pencoblosan. Mereka menilai, terjadi kecurangan yang terstruktur, sistematis, dan masif yang dilakukan oleh Paslon Jokowi-Amin. Keputusan mereka di Ijtima Ulama III tersebut ternyata tidak terbukti di sidang MK. [dutaislam.com/pin]




close
Banner iklan disini