Ngaku Khilaf, Pria Berjubah Putih yang Ngamuk di Indomaret Aceh Minta Damai
Cari Berita

Advertisement

Ngaku Khilaf, Pria Berjubah Putih yang Ngamuk di Indomaret Aceh Minta Damai

Duta Islam #03
Minggu, 12 Mei 2019

Lelaki berjubah putih mengamuk  di Indomaret Aceh Utara karena diberi sumbangan Rp 1000. Foto: dutaislam.com.
DutaIslam.Com - Sekelompok pria berjubah putih yang mengamuk saat minta sumbangan di salah satu Indomaret Aceh mengaku khilaf. Mereka minta damai dan kasusnya diselesaikan secara kekeluargaan.

"Pihak pelaku yang terekam video tersebut bermohon untuk dilakukan mediasi dengan pihak minimarket," kata Kasat Reskrim Polres Aceh Utara Iptu Rezki Kholiddiansyah. Ahad (12/05/2019) dikutip dari Detik.com.

Di hari yang sama, mereka telah diperiksa pihak kepolisian di Polsek Matangkuli Aceh. Mereka mengakui kesalahannya. Mediasi perdamaian diinisasi pihak kepolisian bersama Muspika Kecamatan Matangkuli. Proses mediasi kedua belah pihak rencananya akan digelar di Masjid Matangkuli, Ahad (12/05/2019) sore.

Sebelumnya, mereka yang mengamuk terekam sebuah video hingga viral di media sosial. Dalam video tersebut mereka tidak terima atas besaran sumbangan yang diberikan petugas Indomaret.

Awalnya dua pria mendatangi meja kasir Indomaret. Terdengar suara hentakan di meja kasir. Satu pria terdengar menghardik kasir perempuan yang sedang berjaga. "Rp 1.000 ini kalian kasih, pelecehan ini," kata salah satu pria.

Kejadian tersebut membuat beberapa botol minuman di Indomaret jatuh. Namun satu pria terus memprotes. Dia mengatakan, uang Rp 1.000 yang disebutnya untuk sedekah adalah pelecehan. Dia membandingkan dengan pemberian tukang sayaur yang disebutnya Rp 100 ribu.

"Ini pelecehan ini, Rp 1.000 kalian kasih sedekah, bukan untuk kami. Pedagang sayur, ya, pedagang sayur, Rp 100 ribu dikasih," katanya. [dutaislam.com/pin]

close
Download Aplikasi Berkah Sahabat Beribadah