Dua Bukti Bachtiar Nasir Ditetapkan Jadi Tersangka Pencucian Uang
Cari Berita

Advertisement

Dua Bukti Bachtiar Nasir Ditetapkan Jadi Tersangka Pencucian Uang

Duta Islam #03
Rabu, 08 Mei 2019

Bachtiar Nasir. Foto: Istimewa.
DutaIslam.Com - Bachtiar Nasir ditetapkan sebagai tersangka kasus penggelapan dana Yayasan Kesejahteraan Untuk Semua (YKUS) dan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Penetapan Bachtiar Nasir oleh pihak kepolisian berdasarkan dua alat bukti.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, alat bukti pertama penetapan Bachtiar Nasir sebagai tersangka yaitu hasil pemeriksaan, keterangan tersangka AA. AA perannya mengalihkan kekayaan yayasan.

"Yang bersangkutan diduga melanggar Pasal 70 Undang-undang Nomor 16 Tahun 2001, demikian juga juncto Pasal 5 ayat 1 Undang-undang Nomor 28 Tahun 2004 tentang perubahan atas Undang-undang Yayasan, serta juga Pasal 374 juncto Pasal 372 KUHP," katanya, Rabu (08/05/2019) dikutip dari Detik.com

Alat bukti kedua, kata Dedi, ialah hasil audit rekening YKUS yang terdapat aliran dana umat yang digunakan untuk kegiatan yang tak sesuai peruntukannya. Rekening itu juga sudah diaudit.

"Dari alat bukti lain, penyidik sudah memeriksa rekening. Jadi ada penyimpangan penggunaan rekening. Ini adalah dana umat, dana masyarakat, tapi peruntukannya bukan untuk bantuan, tapi untuk kegiatan-kegiatan lain. Ini sudah diaudit," ucap Dedi.

Selai itu, Dedi melanjutkan, indikasi penyelewengan oleh Bachtiar diperkuat keterangan Manajer Divisi Network BNI Syariah cabang Tempo Pavilion I Jakarta berinisial I. I sendiri telah ditetapkan penyidik sebagai tersangka kasus dana YKUS pada 2017.

Adapun jumlah uang yang diduga diselewengkan adalah Rp 1 miliar. Bachtiar harusnya diperiksa hari ini untuk didengarkan keterangannya. Namun lewat penasihat hukumnya Nasrullah Nasution, Bachtiar menyampaikan ketidakhadiran dirinya. Polisi pun menjadwalkan ulang pemeriksaan Bachtiar pada Selasa (14/05/2019) pekan depan. [dutaislam.com/pin]

close
Download Aplikasi Berkah Sahabat Beribadah