5 Waktu Mengeluarkan Zakat Fitrah
Cari Berita

Advertisement

5 Waktu Mengeluarkan Zakat Fitrah

Duta Islam #04
Senin, 27 Mei 2019

Penjelasan 5 waktu mengeluarkan zakat fitrah (sumber:istimewa)
Setelah melaksanakan kewajiban puasa Ramadhan, umat Islam menyambut hari raya Idul Fitri. Idul Fitri merupakan simbol dari kemenangan umat Islam pasca berjuang sebulan penuh di bulan Ramadhan.

DutaIslam.Com - Pada waktu Idul Fitri, umat Islam di Indonesia memanfaatkan momentum Idul Fitri untuk berbagi dan bersedekah kepada sesama. Sedekah yang dikeluarkan umat Islam adakalnya berupa sedekah sunnah dan sedekah wajib.

Sedekah wajib yang biasa dikeluarkan umat Islam pada saat hari raya Idul Fitri adalah zakat fitrah. Zakat fitrah merupakan kewajiban umat Islam yang harus ditunaikan sebagai bentuk ikhtiar penyucian badan.

Baca: Rincian Hukum Zakat Fitrah dan Masalah Amil Zakat

Namun, kewajiban zakat fitrah tidak berlaku untuk umat Islam secara keseluruhan. Orang yang berkewajiban zakat fitrah adalah orang yang menjumpai sebagian bulan Ramadhan dan bulan Syawal. Artinya, orang tersebut hidup di sebagaian bulan Ramadhan dan Syawal.

Berbeda dengan orang yang hidup di bulan Ramadhan, akan tetapi ia meninggal sebelum memasuki hari pertama bulan Syawal (waktu maghrib di hari pertama bulan Syawal), atau seorang anak yang lahir di malam pertama bulan Syawal, maka orang-orang tersebut tidak berkewajiban zakat fitrah.

Lantas. kapan seorang muslim mengeluarkan zakat fitrahnya? Apakah ia harus mengeluarkan zakat fitrah di malam hari idul fitri atau pagi harinya? Dalam hal ini, ulama fikih memberikan penjelasan terkait waktu mengeluarkan zakat fitrah. Ada 5 waktu bagi umat Islam untuk mengeluarkan zakat fitrahnya.

Baca: Tata Cara Zakat Fitrah dan Permasalahan Zakat Fitrah Lengkap

Pertama, waktu jawaz. Waktu jawaz mengeluarkan zakat fitrah sejak hari pertama bulan Ramadhan hingga masuk awal bulan Syawal. Kedua, waktu wajib. Waktu wajib mengeluarkan zakat fitrah adalah ketika memasuki akhir bulan Ramadhan (menemui sebagian bulan Ramadlan), sampai tanggal 1 Syawal.

Ketiga, waktu sunnah. Waktu sunnah mengeluarkan zakat fitrah adalah setelah fajar tanggal 1 Syawal dan sebelum melaksanakan shalat Idul Fitri. Keempat, waktu makruh. Waktu makruh mengeluarkan zakat fitrah dimulai setelah melaksanakan shalat Idul fitri hingga tenggelamnya matahari pada tanggal satu Syawal.

Umat Islam terbilang makruh mengeluarkan zakat fitrah di waktu tersebut ketika tidak dibarengi dengan adanya udzur. Berbeda ketika adanya udzur, pengakhiran zakat fitrah di waktu itu tidaklah makruh

Yang kelima adalah waktu haram. Umat Islam terbilang haram mengeluarkan zakat fitrah ketika matahari pada tanggal 1 Syawal telah tenggelam. Hal itu karena telah keluar dari batas akhir mengeluarkan zakat fitrah.

Baca: Hukum Zakat Fitrah Melalui Uang, Bukan Beras

Keharaman mengakhirkan zakat fitrah kalau tidak dibarengi dengan adanya udzur. Jika ia mengakhirkan zakat fitrah hingga melewati tanggal 1 Syawal dikarenakan udzur, seperti menunggu hartanya yang tidak ada di tempat, maka tidaklah haram. Kemudian, status zakat fitrahnya bersifat qadla’. [dutaislam.com/in]

close
Download Aplikasi Berkah Sahabat Beribadah