Empat Dugaan Bohong Habib Rizieq yang Tersiar dalam Sepekan. Benarkah?
Cari Berita

Advertisement

Empat Dugaan Bohong Habib Rizieq yang Tersiar dalam Sepekan. Benarkah?

Duta Islam #03
Kamis, 04 April 2019

Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab Disebut Raja Bohong oleh Yusril Reza Mahendra. Foto: Istimewa.
DutaIslam.Com - Pekan ini, sosok Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq menjadi sorotan. Meski sedang dalam pelariannya di Negeri Arab, Habib Rizieq menyedot perhatian publik di tanah air. Dia dinilai menebar sejumlah kebohongan.

Terbaru, konfrensi pers Partai Bulan Bintang (PBB) yang menyebut bahwa Habib Rizieq meragukan keislaman Prabowo. Pernyataan PBB didasarkan pada sceenshot percakapan Ketum PBB Yusil Reza Mahendra yang disebutnya dengan Habib Rizieq.

Meskipun pernyataan tersebut masih sepihak, kabar itu mengejutkan hingga ramai diberitakan. Pasalnya, selama ini Habib Rizieq dikenal santer memberi dukungan kepada Prabowo dalam Pilpres 2019. Namun, jika benar, Habib Rizieq justru meragukan keislaman Prabowo.

Pengacara Habib Riziq Mahendratta kepada media menyatakan, Habib Rizieq akan segera mengklarfikasi pernyataan Yusril.

Tiga hari lalu, Habib Rizieq juga ramai diperbincangkan. Hal ini terkait pernyataannya melalui Front TV yang menyebut Menlu RI, Dubes RI untuk Arab Saudi, dan TPS untuk Pemilu di Arab melakukan kecurangan untuk memenangkan Jokowi. Tuduhan Habieb Rizie segera dibantah oleh oleh pihak-pihak terkait.

Berikut ini tiga hal yang dianggap kebohongan Habib Rizieq yang diringkas dutaislam.com.

Pertama, Habib Rizieq menuding Mentri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi melakukan kampanye dengan cara mengarahkan KBRI dan KJRI Jeddah untuk memenangkan Jokowi.

Dibantah  Dubes RI untuk Arab Saudi bahwa kunjungan Retno terkait peresmian pelayanan satu atap di Jeddah. Bantahan juga disampaikan pihak KJRI Jeddah dengan pernyataan tertulis.

"Tidak benar bahwa Menlu RI mengajak pejabat dan staf KBRI Riyadh dan KJRI Jeddah untuk memenangkan salah satu calon pada Pemilu 2019," demikian pernyataan KJRI Jeddah lewat pernyataan tertulis

Kedua, Habib Rizieq menuding Duta Besar RI di Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel akan mencabut paspor Warga Negara Indonesia (WNI) di Arab Saudi yang tidak mendukung Jokowi.

Pernyataan itu dibantah Duta Besar RI untuk Arab Saudi. Bahwa tugas KBRI memberikan perlindungan dan pelayanan kepada semua WNI yang sudah atau sedang berada di Saudi. Salah satunya menerbitkan, memperpanjang paspor dan juga menerbitkan SPLP (Surat Perjalanan Laksana Paspor). Sebaliknya, bukan mencabut paspor WNI.

Ketiga, menuding elit parpol telah menyogok Ketua TPS di Arab agar memenangkan Jokowi di Pilpres 2019 nanti. Pernyataan ini dibantah Komesioner Bawaslu Fritz Edward Siregar. Tidak ditemukan bukti kecurangan sebagaimana dikatakan Habib Rizieq Shihab.

Benarkah Habieb Rizie berbohong sebagaimana yang disirkan? sejarah yang akan menjawab.[dutaislam.com/pin]

close
Banner iklan disini