Tiga Masalah Mengapa Sampah Plastik Disorot Munas Alim Ulama
Cari Berita

Advertisement

Loading...

Tiga Masalah Mengapa Sampah Plastik Disorot Munas Alim Ulama

Duta Islam #03
Kamis, 21 Februari 2019
Loading...

Sampah Plastik. Foto : Istimewa.
DutaIslam.Com – Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama pada akhir Februari 2019 menyoroti problem sampah plastik. Munas akan melihat lebih jauh masalah ini dalam sudut pandang agama (fiqih).

Sampah plastik di Indonesia telah menjadi masalah bagi lingkungan hidup. Munas Alim Ulama akan menyoroti setidaknya dalam tiga aspek penting.

Dalam Forum Group Disscusion (FGD) yang mengusung tema "Konsep Islam tentang Pemeliharaan Lingkungan: Solusi Pengelolaan Sampah Plastik" di Gedung PBNU Jakarta akhir Januari 2019 lalu, Sekretaris LBM PBNU H Sarmidi Husna sempat mengulas tiga poin penting itu, pertama, perilaku masyarakat terhadap sampah. Dari sini akan diketahui bagaimana masyarakat harus memperlakukan sampah terutama sampah plastik

Kedua, daya angkut sampah yang dikelola Pemerintah Daerah.

Ketiga, budaya korporasi yang kurang peduli terhadap sampah. Tidak sedikit dari perusahan-perusahaan di tanah air yang menjadi penyebab kerusakan lingkungan karena limbah perusahaan tidak dikelola dengan baik dan bertanggung jawab.

"Itu masalah-masalah yang disampaikan oleh Kementerian Lingkungan Hidup," kata Sarmidi sebagaimana dilansir NU Online, Kamis (24/1/2019) lalu.

Munas Alim Ulama merasa perlu untuk membahas masalah tersebut karena sampah plastik sudah menjadi masalah global yang dapat merusak lingkungan. Peninjauan dalam aspek agama akan diketahui dan menjadi acuan bagi masyarakat dalam memperlakukan sampah plastik.

"Nanti kita bahas, bagaimana hukum agamanya, bagaimana memperlakukan sampah plastik, adakah teknologi pengolahan sampahnya. Ini faktanya, menjadi problem dunia," ujar Ketua PBNU Marsudi Syuhud, dilansir detik.com.

Seperti Apa Kondisi Sampah Plastik Sekarang?
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Indonesia Juni 2018 pernah mengeluarkan rilis soal sampah plastik yang terus menimbun. Kementerian LHK menyebutkan timbunan sampah plastik di Indonesia diperkirakan mencapai 24.500 ton per hari atau setara dengan 8,96 juta ton per tahun.

Data KLHK juga menyebutkan, kurang lebih 9,8 miliar lembar kantong plastik digunakan masyarakat Indonesia setiap tahunnya. Dari jumlah itu, hampir 95 persen menjadi sampah. Kondisi ini dinilai sangat berbahaya, karena sampah plastik butuh ratusan tahun untuk terurai ke lingkungan. [dutaislam.com/pin]

close
Banner iklan disini