Asbabun Nuzul Surat Al-Mulk: 2, Amal yang Paling Baik
Cari Berita

Advertisement

Asbabun Nuzul Surat Al-Mulk: 2, Amal yang Paling Baik

Duta Islam #04
Kamis, 28 Februari 2019

Kandungan Surat al-Mulk ayat 2 (sumber: istimewa)
Asbabun nuzul Surat al-Mulk ayat 2 berkaitan dengan amal yang paling baik umat manusia. Amal yang baik tersebut mampu mendorong manusia memahami hakikat kehidupan di dunia.

Dutaislam.Com - Asbabun nuzul Surat al-Mulk ayat 2 juga untuk meningkatkan pemahaman tentang kematian. Selain itu, Surat al-Mulk ayat 2 mengajarkan segala amalan yang dapat mendekatkan kepada Allah SWT.

Asbabun nuzul Surat al-Mulk ayat 2 merupakan kunci membangun spirtualitas diri. Spiritulitas tersebut membentuk pribadi yang muslim yang taat dan kuat. Pribadi yang senantiasa melakukan ritual keagamaan dengan ikhlas.

Asbabun nuzul Surat al-Mulk ayat 2 juga membincang bahwa hidup di dunia akan hampa jika tidak diiringi kesadaran akan kehidupan pasca kematian. Sebab, kehidupan merupakan ladang mencari bekal amal untuk kehidupan di akhirat kelak.

الَّذِي خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيَاةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا وَهُوَ 

الْعَزِيزُ الْغَفُورُ“

“Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun”. (QS. al-Mulk ayat 2)

Dalam kitab tafsirnya, Imam Ibnu Katsir menjelaskan bahwa kematian merupakan sesuatu wujud. Kematian adalah makluk Allah SWT yang diciptakan untuk menguji manusia. Artinya, kematian menjadi kunci orang-orang berbuat amal yang paling baik.

ل: إن الموت أمر وجودي لأنه مخلوق. معنى الآية: أنه أوجد الخلائق من العدم، ليبلوهم ويختبرهم أيهم أحسن عملا؟ كما قال: { كَيْفَ تَكْفُرُونَ  ِاللَّهِ وَكُنْتُمْ أَمْوَاتًا فَأَحْيَاكُمْ } [البقرة:28]

Dalam sebuah riwayat, Ibnu Hatim menjelaskan maksud dari Surat al-Mulk ayat 2. Ayat tersebut mengingatkan bahwa kematian merupakan penunduk manusia. Dengan mengingat kematian orang akan mempersiapkan diri menuju kehidupan di akhirat.

. وقال ابن أبي حاتم: حدثنا أبو زُرْعَة، حدثنا صفوان، حدثنا الوليد، حدثنا خُلَيْد، عن قتادة في قوله: { الَّذِي خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيَاةَ } قال: كان رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول: “إن الله أذل بني آدم بالموت، وجعل الدنيا دار حياة ثم دار موت، وجعل الآخرة دار جزاء ثم دار بقاء”. ورواه مَعْمَر، عن قتادة.

Ibnu Hatim berkata; telah meriwayatkan kepada kami Abu Zur’ah, Shofwan telah meriwayatkan kepada kami, al-Walid telah meriwayatkan kepada kami, Khalid telah meriwayatkan kepada kami, dari Qatadah mengenai firman Allah swt “alladziy khalaqa al-maut wa al-hayaah”.

Lalu ia berkata, “Rasulullah saw bersabda, “Sesungguhnya Allah swt menundukkan manusia dengan kematian, dan menjadikan dunia sebagai tempat kehidupan, lalu menjadikannya sebagai tempat kematian.  Dan Allah swt menjadikan akherat sebagai negeri pembalasan, dan kemudian negeri yang kekal abadi”.

Dalam ayat tersebut, kata “liyabluwakum” bermakna bahwa Allah SWT menguji kalian (manusia) dengan dibebankannya kewajiban-kewajiban. Sedangkan kata ”ayyukum ahsan ’amalan” bermakna amalan yang paling benar dan ikhlas.

Makna ahsan ’amalan adalah perbuatan yang paling benar dan ikhlas ini dijelaskan Imam Fudlail bin 'Iyadh. Beliau mengatakan bahwa ikhlas merupakan kunci sebuah perbuatan akan diterima. Keikhlasan akan melekat pada diri seorang hamba ketika tujuan amalnya adalah Allah semata.

 وقال فضيل بن عياض “أحسن عملا” أخلصه وأصوبه. وقال: العمل لا يقبل حتى يكون خالصًا صوابًا الخالص: إذا كان لله والصواب: إذا كان على السنة.

Berbeda dengan Imam al-Baghawi dalam kitabnya. Beliau menjelaskan bahwa makna ahsanu ’amalan adalah paling baik-baiknya akal, paling wara'nya menjauhi larangan Allag SWT dan paling cepat menjalankan ketaatan kepada-Nya.

 روي عن ابن عمر  مرفوعا: ” أحسن عملا” أحسن عقلا وأورع عن محارم الله، وأسرع في طاعة الله

Imam al-Baghawiy mengatakan, ”Diriwayatkan dari Ibnu ’Umar secara marfu’; bahwasanya, yang dimaksud dengan ”ahsanu ’amalan” (sebaik-baik perbuatan)  adalah sebaik-baik akalnya, se-wara’-wara’nya dari larangan Allah, dan secepat-cepatnya menuju ketaatan kepada Allah swt. [dutaislam/in]

Artikel dutaislam.com

Demikian penjelasan Asbabun nuzul Surat al-Mulk ayat 2, Amal yang Paling Baik. Adapun asbabun nuzul Surat Ali Imran ayat 31, Bukti Cinta Kepada Rasulullah, silahkan baca di artikel berikutnya.

close
Download Aplikasi Berkah Sahabat Beribadah