Kamis, 30 Agustus 2018

Kiai Ma’ruf Mundur Jadi Rais ‘Am Setelah Resmi Jadi Cawapres

Kiai Ma'ruf Amin dan Ketum PBNU Kiai Said Aqil Siraj. Foto: NU Online.
DutaIslam.com – Kiai Ma’ruf Amin akan mengundurkan jadi Rais 'Aam PBNU setelah dirinya secara resmi ditetapkan sebagai calon wakil presiden pada Pilpres 2019 mendatang. Pengunduran diri Kiai Ma’ruf sebagai bentuk ketaatan kepada aturan AD/ART Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Kiai Ma’ruf akan mengikuti aturan tersebut. Selanjutnya, sesuai mekanisme, jabatan Rais ‘Am akan diserahkan kepada Wakilnya.

“Saya kira di NU itu kan sudah ada aturan, ada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga. Kalau sudah ditetapkan, tentu saya akan menyerahkan tugas Rais 'Aam kepada Wakil Rais Aam sebagai pejabat Rais 'Aam. Saya kira ada mekanismenya, kita akan tempuh sesuai mekanisme itu,” tegas KH Ma’ruf Amin, Kamis (30/08/2018) dilansir dutaislam.com dari NU Online.

Pernyataan Kiai Ma’ruf disampaikan ketika hadir dalam acara “Silaturrahim Nasional PBNU Bersama PWNU Se-Indonesia; Konsolidasi Organisasi Menuju Satu Abad Nahdlatul Ulama”, di Jakarta 30 Agustus 2018. Ketum PBNU Kiai Said Aqil Siraj juga hadir dalam acara tersebut.

Kiai Said Aqil Siraj mengatakan, pengunduran diri Rais 'Aam hanya tinggal menunggu waktu penetapan KH Ma’ruf sebagai calon wakil presiden secara resmi.

“Nunggu ditetapkan dulu sebagai cawapres. Kalau sekarang kan masih bakal cawapres. Nunggu tanggal 23 (September). Kalau sudah tetap, baru mengundurkan diri dan melipahkan tugas-tugasnya kepada Wakil Rais ‘Aam,” katanya. [dutaislam.com/pin]

Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini