Rabu, 29 Agustus 2018

3 Pernyataan Tegas Aliansi Masyarakat Mayong Tolak UAS ke Jepara

Koordinator Aliansi Masyarakat Mayong Cinta NKRI Abdul Munif dan pernyataan sikapanya menolak UAS ke Jepara. Foto: Istimewa.
DutaIslam.Com – Jelang kehadiran Ustadz Abdul Somad (UAS) ke Jepara pada 1 September 2018, muncul gerakan penolakan dari masyarakat se-Kecamatan Mayong yang mengatasnamakan “Aliansi Masyarakat Mayong Cinta NKRI”. Gerakan ini muncul setelah mulai terlihat atribut khas ormas terlarang yang dikenakan oleh Tim UAS saat bertandang ke Jepara.

Berikut ini bunyi tiga pernyataan tegas Aliansi Masyarakat Mayong yang menolak kedatangan UAS ke Jepara.

Terkait kontroversi Maulid Akbar ke-16 Pesantren Al-Husna Mayong Jepara, Aliansi Masyarakat Mayong Cinta NKRI menyatakan sikap:

1. Menolak segala bentuk gerakan radikalisme dan segala bentuk gerakan yang bertentangan dengan NKRI


2. Menolak kedatangan Ustadz Abdul Somad (UAS) di acara Maulid Akbar ke-16 Pondok Pesantren Al-Husna yang terindikasi diboncengi oleh gerakan pengusung khilafah.

3. Kami masyarakat Mayong menginginkan Jepara yang kondusif, Mayong yang kondusif, Mayong aman,  dan mengecam segala bentuk gerakan yang menginginkan perpecahan dan konflik dan antara masyarakat dan umat Islam di Bumi Kartini tercinta. 

“Demikian sikap kami,” demikian akhir dari tiga pernyataan sikap atas nama Abdul Munif selaku Kordinator Aksi.


Pernyataan sikap tersebut tetanggal 28 Agustus 2018. [dutaislam.com/pin]

Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini