[Simak] Tiga Klaster Pendekatan untuk Rohingya Ala GP Ansor
Cari Berita

Advertisement

Loading...

[Simak] Tiga Klaster Pendekatan untuk Rohingya Ala GP Ansor

Duta Islam #03
Senin, 18 September 2017
Loading...

Foto: Jawa Pos

DutaIslam.Com - Ketua Tim Kajian GP Ansor untuk Rohingya Mahmud Syaltout menilai, Indonesia menggunakan pendekatan kemanusiaan dalam hal strategi diplomasi, yaitu memberikan bantuan kemanusiaan seperti makanan, obat-obatan, dan pakaian.

Menurut Syaltout, diplomasi pemerintah Indonesia sudah baik, tetapi itu belum cukup. “Diplomasi yang dilakukan Indonesia, tidak cukup karena itu hanya adressing issue, tetapi akar masalahnya, bahwa mereka diusir dari tanahnya belum selesai,” kata Syaltout sebagaimana dilansir dari NU Online, Senin, 18/09/2017.

Timnya, kata lanjut Syaltout, membuat tiga klaster atau klasifikasi pendekatan strategi untuk Rohingya. Pertama, klaster Erdogan atau mereka yang melihat apa yang terjadi terhadap Rohingya adalah persoalan agama.

Kedua, klaster Jokowi. Klaster ini memandang apa yang terjadi di Myanmar adalah permasalahan kemanusiaan.

Ketiga, klaster GP Ansor atau geopolitik. Klaster ini melihat bahwa apa yang terjadi di Rohingya bukan hanya sekadar kemanusiaan saja, tetapi ada persoalan geopolitik di sana.

“Jadi, persoalan kemanusiaan plus geopolitik,” ujar Syaltout.

Dosen Universitas Indonesia itu berharap, Indonesia seharusnya menggunakan pendekatan yang ketiga, yaitu pedekatan geopolitik. Perdamaian yang berkelanjutan menurutnya akan terjadi kalau seandainya pendekatan yang digunakan adalah geopolitik.

Pendekatan geopolitik adalah pendekatan dengan menggunakan semua instrumen dengan tekanan-tekanan politik.

Lebih lanjut, dia meminta pemerintah Indonesia untuk lebih tegas lagi dalam mengambil posisi dan menggalang diplomasi dengan negara-negara lain.

“Terutama menggalang diplomasi dengan China, India, Thailand, dan Korea Selatan. Negara-negara inilah yang menjadi kunci besar dalam menyelesaikan persoalan Rohingya,” tutupnya. [dutaislam.com/pin]

Sumber: NU Online

Loading...