Kamis, 12 April 2018

[PA 212] Plin Plan, Kasus Sukmawati 'Main Gruduk', Kasus Rocky Minta Tabayyun, Ada Apa?

Foto: Istimewa
DutaIslam.Com – Kasus yang menyinggung masalah agama kerap ditanggapi kasar oleh sekelompok orang yang mengatasnamakan umat Islam. Seperti kasus Ahok dan Sukmati.

Namun kenyataan berbeda setelah Mantan Dosen Filsafat UI Rocky Gerung mengeluarkan statemen serupa, yakni menyinggung agama dengan menyebut kitab suci sebagai fiksi. Bukan langsung menggeruduk layaknya yang sudah-sudah, kali ini justru mereka minta tabayyun dulu.

Hal ini sebagaimana disampaikan Ketua Persaudaraan Alumni 212 Slamet Ma’arif. Slamet mengatakan, belum berencana melaporkan Rocky ke polisi terkait pernyataannya. Slamet Maarif mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan menemui Rocky terlebih dahulu untuk meminta penjelasan.

"Belum (berniat melaporkan). Kami akan silaturahmi dan mengobrol terlebih dahulu dengan beliau untuk tabayun," katanya.

Selain itu, Slamet belum menentukan sikap apakah pihaknya sependapat dengan Rocky atau tidak sebelum mendengarkan penjelasan yang bersangkutan. "Harus dengar dulu penjelasan beliau," katanya.

Sementara Ketua Forum Umat Islam Bersatu (FUIB) Rahmat Himran malah menanggapi enteng pernyataan Rocy Gerung. Sebaliknya, justeru Rahmat membenarkan pendapat Rocky
"Fiksi bukan berarti fiktif. Sah-sah saja pernyataan RG (Rocky Gerung)," katanya, Kamis (12/04/2018).

FUIB juga belum bersikap terkait hal ini. Menurut Rahmat, pihaknya masih akan menggelar rapat internal organisasi untuk membahas pendapat Rocky yang menyebut kitab suci fiksi.
Lha kok mereka jadi plin plan. Biasanya main gruduk kalau soal agama. Ada apa? [dutaislam.com/pin]

Keterangan:
Diolah dari CNN.com 

Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini