Rabu, 07 Maret 2018

Diminta Mengamankan Muktamar Jatmi, Ansor-Banser Pati Menolak, Ada Apa?

DutaIslam.Com - Pihak Panitia Pelaksana Muktamar Jamiyyah Ahli Thoriqoh Mu'tabaroh Indonesia (Jatmi) meminta kepada Ansor-Banser Kabupaten Pati untuk membantu mengamankan acara Muktamar Jatmi yang akan berlangsung pada Jum'at-Senin 09-12 Maret 2018 di Ponpes AKN Marzuqi, Selempung, Dukuhseti, Pati, asuhan Akhmad Khairunnasihin Marzuqi.

Namun menanggapi permintaan tersebut, PC GP Ansor Kabupaten Pati menolaknya. "Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Pati memohon maaf sebesar-besarnya karena tidak bisa memenuhi permohonan panitia Muktamar Jatmi XI," tulis surat jawaban PC GP Ansor Pati tertanggal 6 Maret 2018, yang ditandatangani Ketua A. Itkonul Hakim dan Sekretaris Abd. Muhid. Mengapa Ansor-Banser menolak?

Sebelumnya, Dalam rilis GP Ansor-Satkorcab Banser Pati yang dikirimkan kepada redaksi Dutaislam.com pada Kamis (01/03/2018), ketua GP Ansor Pati, Imam Rifa'i, S.STP, M.M, bahkan memerintahkan satgas Ansor mensweeping anggota Bansernya yang terlibat kegiatan Muktamar Jatmi. (Baca: Ini Sikap Keberatan Ansor Pati Atas Kehadiran Presiden Jokowi di Muktamar Jatmi)

Ia juga menghimbau kepada sahabat Ansor-Banser dari luar Kabupaten Pati tidak terlibat kegiatan muktamar Jatmi yang sangat meresahkan masyarakat setempat.

"Insya Allah akan ada razia Banser yang tidak mematuhi instruksi Rois Syuriah Kab. Pati, Kiai Aniq Muhammadun, karena Jatmi bukan Banom NU dan tuan rumah adalah mantan narapidana sodomi pada anak, sehingga sangat mencederai gerakan anti kekerasan seks pada anak," ujar Imam Rifa'i kepada Dutaislam.com.

Selain itu, Ansor dan Banser Satkorcab Pati juga keberatan atas rencana kehadiran Presiden Jokowi dalam muktamar. (Baca: Mantan Narapidana Sodomi Ini Undang Presiden Jokowi ke Muktamar Jatmi, Apa Kata Aktivis Anti LGBT?). [dutaislam.com/gg]

Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini