Senin, 11 Desember 2017

Karena "Njelehi", Mahfud MD Putuskan Berhenti Debat Soal Khilafah di Twitter


DutaIslam.Com - Statement Mahfud MD, membuat para pendukung khilafah "ngeyel" tak karuan di media sosial khususnya twitter. Mahfud MD pun mendapat bantahan tak jelas di akunnya @mohmahfudmd. Selain karena bantahan mereka tak jelas dan muter-muter, atas saran beberapa tokoh, dirinya memutuskan untuk berhenti melayani debat.

Dirinya mengaku selama debat di twitter tidak ada yang bisa menjawab dalil naqly tentang sistem khilafah yang diajukannya, sehingga justru memperkuat argument yang diyakininya.

"Mulai Senin ini, atas saran beberapa tokoh, saya tutup debat tentang Khilafah di Twitter karen tak satu pun yang bisa menjawab dalil naqly tetang sistem khilafah. Semua justeru semakin memperkuat dalil yang saya pakai bahwa sistem baku itu tdk ada dalil naqly-nya," tulis Mahfud MD, Senin (11/12/2017).

Meski begitu ia masih siap berdebat dengan pendukung khilafah jika berada di forum-forum terbuka yang lebih terhormat. "Bukan forum ecek-ecek, secara terhormat dengan siapapun. Saya juga akan tulis di media massa tentang jawaban-jawaban konyol dari mereka yang bilang bahwa sistem khilafah itu ada dalil naqlynya," lanjutnya.

Setidaknya ada tiga tesis utama yang menjadi argumentnya tentang khilafah. "Tesis utama saya adalah: 1) “Tidak ada sistem baku tentang khilafah di dalam Qur’an dan Sunnah” ; 2)- Teori dan praktik sistem khilafah itu semua ganya produk ijtihad”.; 3)- Kalau ijtihad produknya boleh berbeda-beda," jelas mantan ketua MK ini.

Dengan argument ini, Menurutnya belum ada yang bisa membantah. " Blm ada yang bisa bantah ini. Semua berputar-putar seperti gasing. Njelehi..," lanjut Mahfud MD.

Keputusan Mahfud ini mendapat respon positif dari akun @caktaqim. Dirinya mengaku bangga mempunyai tokoh NU seperti Mahfud MD. "Pak mahfud saya bangga #NU punya tokoh seperti Bapak. Hati-hati pak jangan terprovokasi," kata @caktaqim.

Namun dengan rendah hati, Mahfud MD menjawab bahwa dirinya bukan tokoh NU, melainkan warga NU biasa. Menurut Mahfud MD, tokoh-tokoh NU jauh lebih hebat.

"Siap, Cak. Terimakasih. Saya bukan tokoh NU, saya hanya warga NU biasa saja. Kalau tokoh NU jauh lebih hebat daripada saya. Saya tahu itu karena saya warga NU," jawabnya. [dutaislam.com/gg]

Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini