Dutaislam.com mendoakan sukses HUT RI ke-72 pada Kamis Wage, 17 Agustus 2017. NKRI Harga Hidup Dunia Akhirat!

  • Jangan Rusak Anak dengan Panggilan "Kamu Nakal Nak, Kamu Jahat"

    Admin: Duta Islam
    Dimuat: Kamis, 10 Agustus 2017
    A- A+
    Foto: satujam.com 
    DutaIslam.Com - Masa kanak-kanak merupakan masa mereka untuk bermain. Tak jarang dalam permainan anak-anak dengan anak yang lain terjadi pertengkaran di antara mereka. Oleh sebab itu, sebagai orang tua yang melihat tingkah anaknya bertengkar, tentunya ingin menegur. Nah terkadang orang tua yang menegur mengeluarkan kata-kata: "Kamu nakal nak, kamu jahat", Oh... bocah nakal", atau kalimat-kalimat serupa.

    Jika Anda sebagai orang tua, usahakanlah dalam menegur anakmu keluarkanlah kata-kata yang baik, karena terkadang ucapan orang tua kepada anaknya itu mustajab (terkabul).

    Diceritakan, ada seorang datang kepada Syekh Abdullah bin Mubarak, ia mengadu tentang anaknya yang tidak berbakti.

    Orang mengadu kepada beliau, "Ya Syekh Abdullah, gimana anak saya tidak berbakti kepada saya?"

    Syekh Abdullah bin Mubarok bertanya, "Pernahkah kamu berkata dan mendoakan jelek pada anakmu? seperti, "kamu nakal nak, kamu jahat nak," dan lain-lain.

    Orang mengadu menjawab, "Pernah ya Syekh."

    "Kamu yang merusak anak kamu sendiri." Kata Syekh Abdullah bin Mubarak.

    Orang dulu kalau melihat anaknya tidak benar, nakal. Orang tuanya langsung berdoa, "Allahu yahdi... Allahu yahdi....". Mudah-mudahan Allah memberikan hidayah kepada anakku. Ada lagi yang membaca, "La haula wala quwwata illa billahil 'aliyyil adzim".

    "Sebesar apapun kekesalan anak-anak kepada orang tua, doakanlah yang terbaik untuknya".

    Sebab kata Nabi SAW, "Doanya orang tua kepada anaknya seperti doanya Nabi kepada umatnya. Langsung tembus dan diterima oleh Allah SWT.

    Karena itu, doakan yang terbaik kepada anak kita. Jangan cuma berdoa untuk diri sendiri, tetapi anaknya tidak didoakan.

    Dengan demikian jadikanlah buah hati kita itu menjadi anak-anak yang Sholih dan Sholihah, maka kita akan menjadi orang beruntung didunia sampai akhirat. [dutaislam.com/gg].

    Kalam Salaf Al-Habib Taufiq bin Abdul Qadir Assegaf

    Terimakasih telah membaca Portal Dutaislam.com (DI). Kami bagian dari jaringan admin web Aswaja. Jika tertarik berlangganan artikel DI, silakan klik FEED. Punya naskah layak terbit? Silakan klik KIRIM NASKAH. Ingin produk dikenal luas, silakan klik IKLAN
  • BEBAS BERKOMENTAR:

    1 komentar:

    Terimakasih banyak atas artikelnya. Artikel ini betul2 menohok sy yg sering brkata negatif ketika anak tdk menyenangkan hati. Dibanyakkan sj artikel solusi kehidupan, maka otomatis bakal ada di hati umat.