Minggu, 17 April 2016

Membongkar Daftar Tokoh Pemecah Belah NU



Oleh Zain As-Suja'i

DutaIslam.Com - NU kini terpecah menjadi dua kelompok, ada NU Gusdur dan NU Mbah Hasyim, sebagaimana yang telah disindir keras oleh Habib Luthfi bin Yahya dalam video yang saya unggah beberapa hari yang lalu.

Berikut teks sindiran dari Habib Luthfi untuk GL: Habib Luthfi: Anti Maulid Lebih Berbahaya Daripada Anti Sahabat.

Mereka selama ini selalu menutup-nutupi keterlibatannya dalam kelompok NUGL, termasuk Ust Idrus Ramli dan KH Luthfi Bashori yang setiap kali ditabayyuni selalu mengelak bahwa mereka berdua bukan dari bagian NU GL (Gagal Lurus)

(Setelah Dibongkar, Zain Sujai Diancam Carok dan Bocor, Percakapan Garis Lurus Penuh Bahasa Binatang)

Namun faktanya, mereka yang menutup-nutupi dirinya dari publik terlihat membuat acara terbuka dengan tema "Gerakan Kultural Aswaja Dalam Membendung Aliran Sesat" di kediaman Buya Yahya. Ini linknya: 

http://www.nugarislurus.com/2016/04/gerakan-kultural-aswaja-dalam-membendung-aliran-sesat.html

Berikut nama-nama tokoh dibalik NU GL yang selama ini selalu memprovokasi aswaja, khususnya warga NU.
  1. KH. Luthfi Bashori.
  2. Buya Yahya.
  3. Muhammad Idrus Ramli.
  4. Jakfar Shodiq.
  5. Muhammad Lutfi Rochman
  6. Toha Luqoni.
  7. Habib Ali Hinduan.
  8. Habib Hisyam Al Habsy.
  9. Habib Habibi Haddad.
  10. Muhammad Kanzul Firdaus.
  11. Adam Bin Ridlwan.
  12. Faiz Al Amri.
  13. Toha Luqoni.
  14. Muhammad Saad.
  15. Abbas R Mawardi.
  16. Naquib.
Dari deretan nama di atas, ada beberapa orang yang terlibat debat dan caci maki di Group WA NU GL (Brigade Aswaja). Group yang isinya hanya mencaci maki serta menghina para ulama sepuh NU.
  • Pendiri Group BRIGADE ASWAJA : Adam Ibnu Ridhwan.
  • Admin Group : Moh Luthfi Rohman, Muhammad Saad dll.

Ja'far Shodiq pernah mengintimidasi saya pada saat saya bongkar status Ust Idrus Ramli yang bergabung ke dalam MIUMI. Ja'far mengaku sebagai deklarator acara AUMA yang dilaksanakan di Ponpes Nurul Kholil, Bangkalan, beberapa bulan yang lalu.

Keberadaan mereka selama ini telah berhasil membuat para warga NU saling hujat dan saling menjatuhkan, khususnya kepada para petinggi NU. Habib Luthfi disebut mufsid (perusak), Gus Mus disebut liberal, KH Sa'id Aqil Siroj disebut sesat dan murtad. (Baca Duta Islam: Teguran untuk Garis Lurus dari Habib Abu Bakar Assegaf)

Sudah saatnya kita rapatkan barisan untuk membendung kelompok yang mengaku dirinya NU tapi tingkah lakunya justru merusak dan merongrong NU, agar keberadaan mereka ini tidak semakin luas dan dimanfaatkan oleh Wahabi. [dutaislam.com/badri]
Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post

2 komentar

Subkhanallah... Klo ulam'2nya berpecah belah gimana dg rakyatnya yg awam,apa g bertambah bermusuhan dan adu domba??

POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini