Apakah Sahabat Cium Tangan Rasulullah SAW? Ini Jawaban Gus Nadir Pakai Dalil
Cari Berita

Advertisement

Apakah Sahabat Cium Tangan Rasulullah SAW? Ini Jawaban Gus Nadir Pakai Dalil

Duta Islam #02
Jumat, 04 Oktober 2019

Kiai Said cium tangan Habib Umar bin Hafidz.
DutaIslam.Com - Rois Syuriah PCINU Australia-New Zealand Prof Nadirsyah Hosen (Gus Nadir) mendapatkan pertanyaan di twitternya, apakah para Sahabat mencium tangan Rasulullah Shalallahu'alaihi wa Sallam?

Pertanyaan tersebut diutarakan akun Twitter @musaraya99 ketika mengomentari twit Gus Nadir berjudul “Kenapa para santri cium tangan, Gus?”.

Baca: Gus Nadir: Kenapa Para Santri Cium Tangan, Gus?

"Memangnya para sahabat cium tangan Rosulullah Sholallahu'alaihi wa Sallam?," tulis @musaraya99, Jum'at (04/09/2019).

Menurut Gus Nadir, pertanyaan ini perlu dijawab. Gus Nadir kemudian menyebutkan ada riwayat bahwa sahabat Nabi, termasuk Umar bin Khattab, mencium tangan Nabi Shalallahu'alaihi wa Sallam.

"Ini dari kitab Fathul Bari karya Ibn Hajar. Yg pernah mondok tahu persis otoritas kitab ini," kata Gus Nadir melalui akunnya @na_dirs dengan melamprkan screenshot kitab yang memuat hadis Nabi tersebut.

Dari kitab hadis tersebut diketahui banyak riwayat yang menceritakan para sahabat pernah mencium tangan Rasulullah Shalallahu'alaihi wa Sallam, seperti Sayyidina Umar, Abu Lubabah dan Ka'ab bin Malik ketika taubat, dan masih banyak sahabat lain.

Ada juga sesama sahabat yang mencium tangan sahabat lain, seperti Abu Ubaidah mencium tangan Sayyidina Umar dan Zaid bin Tsabit mencium tangan Ibnu Abbas.

Dari riwayat dalam kitab Fathul Bari tersebut, Imam Nawawi menyimpulkan bahwa hukum mencium tangan karena kesalihan seseorang, kezuhudannya, ilmunya, dan hal-hal lain yang berkaitan dengan urusan agama, maka hukumnya sunnah.

Tetapi kalau karena kekayaan, pangkat, dalam kacamata dunia, maka hukumnya makruh. Bahkan sangat makruh. [dutaislam.com/gg]

close
Banner iklan disini