Mengurai Kesalahan Fatal Ustadz Baequni Soal Khilafah Muncul 2024
Cari Berita

Advertisement

Mengurai Kesalahan Fatal Ustadz Baequni Soal Khilafah Muncul 2024

Duta Islam #03
Senin, 09 September 2019

Ustadz Rahmat Baequni. Foto: Istimewa.
Oleh Ayik Heriansyah

DutaIslam.Com - Para pengasong khilafah di Indonesia seperti tidak ada bosan-bosannya berkampanye khilafah. Tanpa pengetahuan yang mumpuni sebagian dari mereka pun meramal bahwa khilafah akan muncul 2024. Salah satunya adalah Ustadz Rahmat Baequni.

1. Ust. Rahmat Baequni yang dikenal sebagai "Ustadz Akhir Zaman" dalam pengajiannya tanggal 3 September 2019 di masjid Abu Bakar pada sesi tanya jawab memprediksi tahun 2024 Imam Mahdi akan muncul.

2. Beliau menegaskan Khilafah 'ala Minhajin Nubuwwah 5 tahun lagi berdiri bertepatan dengan berakhir masa pemerinrahan Jokowi-Kiai Ma'ruf Amin.

3. Dasar perhitungannya merujuk kepada hadits Nabi saw tentang setiap 100 tahun akan ada seorang mujaddid umat. Hadits ini menjadi premis mayor.

4. Kemudian Beliau mengambil hadits tentang periodesasi pemerintahan umat Islam yaitu Nubuwwah, Khilafah 'ala Minhajin Nubuwwah, Mulkan Adhan, Mulkan Jabriyatan dan Khilafah 'ala Minhajin Nubuwwah yang kedua. Seperti pendapat jumhur ulama kontemporer, Beliau berpendapat runtuhnya Khilafah Turki Utsmani pada tahun 1924 sebagai awal masa mulkan jabriyatan. Hadits ini menjadi premis minor.

5. Beliau tidak menyebutkan siapa mujaddid abad ini (1924 - 2024). Selama 100 tahun di masa mulkan jabriyatan umat Islam kosong dari mujaddid?  Tentu saja tidak sesuai dengan hadits Nabi saw.

6. Beliau meloncat ke masa setelah mulkan jabriyatan (2024 - ...) dan menetapkan mujaddid masa itu adalah Imam Mahdi. Inilah masa Khilafah 'ala Minhajin Nubuwwah yang kedua.

6. Sebenarnya kalo mau menggunakan tahun dalam perhitungan tarikh umat Islam, lebih afdhal jika menggunakan tahun hijriyah. Menurut kalender hijriyah Khilafah Turki Utsmani resmi berakhir pada tanggal 27 Rajab 1342.

7. Dengan meminjam logika Beliau masa mulkan jabriyatan adalah 1342 - 1442 H. Seharusnya tahun depan 1442 H/2020 M Imam Mahdi sudah muncul, Khilafah tegak.

8. Khilafah tegak 2020 persis prediksi National Intelelligence Council's (NIC). Berdasarkan analisa politik global NIC Desember 2004 merilis prediksi tersebut. Prediksi NIC menjadi "dalil" bagi aktivis HTI bahwa Khilafah sebentar lagi tegak.

9. Asumsi Ust. Rahmat Baequni bahwa masa mulkan jabriyatan berlangsung selama 100 tahun tidak memiliki dasar. Artinya masa ini bisa 100 tahun bisa juga lebih. Di masa itu bisa muncul satu mujaddid,  bisa juga lebih.  Karena masa pemerintahan Nubuwwah 10 tahun di Madinah, Khilafah 'ala Minhajin Nubuwwah yang pertama 30 tahun, mulkan adhan 1302 tahun.

10. Beliau keliru menggunakan dalil (hadits) dan tidak akurat dalam mengaitkan satu hadits dengan hadits yang lain. Hadits tentang setiap 100 tahun muncul mujaddid itu terkait muncul seorang mujaddid bukan soal masa pemerintahan umat Islam.

11. Sebagai perbandingan di masa mulkan adhan selama 1302 tahun (13 abad) muncul 13 orang mujaddid.

12. Karena asumsi Beliau bahwa masa mulkan jabriyatan berlangsung 100 tahun (1924 - 2024) dasarnya lemah maka prediksi Beliau Imam Mahdi muncul 5 tahun lagi kemungkinan besar meleset.

13. Akan tetapi sebagai sebuah harapan tidak ada salahnya. Mudah-mudahan Imam Mahdi muncul tahun depan (1442) menurut tahun hijriyah atau 5 tahun lagi(2024) menurut kalender miladiyah.

14. Semoga para pejuang Khilafah di Indonesia, baik yang tergabung dalam jaringan Al-Qaeda, FPI, HTI, ISIS, dsb bisa segera migrasi massal ke Arab untuk membai'at Imam Mahdi. Dengan demikian Nusantara tahun depan sampai 2024 dan seterusnya aman dan tenang karena sudah bersih dari para pejuang Khilafah. [dutaislam.com/pin]


close
Banner iklan disini