Rudiantara: Tidak Ada Lagi Semut Televisi di Nunukan Kaltara
Cari Berita

Advertisement

Rudiantara: Tidak Ada Lagi Semut Televisi di Nunukan Kaltara

Duta Islam #01
Sabtu, 31 Agustus 2019

Sesaat sebelum Rudiantara jumpa awak media di Resto Bamboe Kuning, Nunukan, Jumat malam (30/08/2019). Foto: dutaislam.com. 

Dutaislam.com - Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara (Kaltara) dijadikan sebagai wilayah terpinggir yang mendapatkan layanan televisi digital dari Badan Aksebilitas Komunikasi dan Informasi (BAKTI), bagian dari Kementerian Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia (Kominfo RI).

Dalam jumpa pers dengan puluhan awak media di Nunukan, Jumat (30/08/2019) malam, Menkominfo Rudiantara menyebut Nunukan sebagai pilihan wilayah siaran televisi digital petama selain Jayapura, Papua.

Ia menyatakan, dimulainya siaran televisi digital dari pinggiran ibarat makan bubur, "dari pinggir dulu biar tidak panas," jelasnya.

Baca: Dukung Pemindahan Ibukota, BAKTI Sukseskan Siaran Digital Perbatasan di Nunukan

Program ini sebetulnya sudah diinisiasi sejak 2010 silam. Hanya saja implementasinya baru ada di era Jokowi-JK saat ini. Pasalnya, untuk memberikan pelayanan digital kepada masyarakat pengguna televisi, UU Penyiaran harus diubah.

Dengan pelayanan digital, tidak ada lagi semut televisi di layar kaca. Frekuensinya pun bisa digunakan secara efektif dengan alat bantu Set Top Box senilai 300an ribu. "Dengan digital, frekuensinya terbagilah," tandas Rudiantara.

Sebelumnya, Junat (30/08/2019) Menkominfo  mengjuga dijadwalkan mengunjungi SMAN 1 Krayan, Nunukan, untuk penyerahan Set Top Box secara simbolik dan sekaligus memantai pemanfaat akses BAKTI untuk pendidikan. [dutaislam.com/ab]

close
Banner iklan disini