Lora Fawaid Madura Haruskan Zara Zettira yang Hina Pesantren Minta Maaf ke Para Kiai
Cari Berita

Advertisement

Loading...

Lora Fawaid Madura Haruskan Zara Zettira yang Hina Pesantren Minta Maaf ke Para Kiai

Duta Islam #03
Sabtu, 06 Juli 2019
Loading...

Pengasuh Pesantren Aula Kombangan Bangkalan Madura Kiai Fawaid Abdullah.  Foto: Istimewa.
DutaIslam.Com - Pernyataan Kader Demokrat Zara Settira dinilai menciderai nama baik pesantren sebagai lembaga pendidikan tertua di Nusantara. Karena itu, Zara harus minta maaf kepada para kiai dan pesantren di tanah air.

Hal ini disampaikan Pengasuh Pesantren Aula Kombangan Bangkalan Madura Kiai Fawaid Abdullah. Menurut Lora Fawaid (lora, sebutan lain 'gus' bagi orang madura), Zara telah menghina pesantren melalui statusnya yang menganggap pesantren memiliki tradisi korupsi.

Status tersebut, kata Lora Fawaid, telah mencederai pesantren sebagai pendidikan tertua di Nusantara.

"Zara Settira yang telah menghina pesantren melalui status akunnya di medsos: pesantren dianggap mempunya tradisi korupsi harus meminta maaf kepada kiai-kiai dan pesantren-pesantren. Statusya tersebut telah menciderai pesantren sebagai lembaga pendidikan tertua di nusantara," kata Lora Fawaid melalui Twitternya @Abahkaklora, Jumat (06/07/2019).


Zara dinilai melecehkan tradisi pesantren karena kicauannya di Twitter yang mengaitkan tradisi pesantren dengan kasus korupsi di Kementerian Agama.

“Tradisi Pesantren jangan dibawa ke Kementrian, camkan!” tulis Zara dengan menyertakan link berita berjudul ‘Skandal Bertubi-tubi di Kemenag, Kasirpun Bisa Korupsi Rp 3,3 Milliar!, Jumat (05/07/2019) dari Detik.com

Tak lama kemudian, kicauan Zara hilang karena dihapus. Tetapi netizen sudah terlanjur men-screenshoot kicauannya. Postingan Zara menyebar di media sosial. Zara ramai-ramai dicecar netizen.

Tagar #ZarazettiraHinaPesantren pun menjadi trending topic di Twitter. Hingga pukul 18.40, Tagar #ZarazettiraHinaPesantren menemoati trending ke-dua di Twitter.

Politisi PSI sekaligus intelektual muda NU Guntur Romli menilai postingan Zara secara tidak langsung mengatakan bahwa korupsi merupakan tradisi pesantren. Guntur menilai, perkataan Zara sangat kurangajar yang keluar dari orang yang terbiasa memuntahkan hoaks dan kebencian.

"Secara tak langsung Zara Zettira ini mengatakan korupsi adalah tradisi pesantren. Pernyataan yang kurang ajar yang keluar dari orang yang terbiasa menelan dan memuntahkan hoax dan kebencian!," tulis Politisi PSI Guntur Romli dengan menyertakan Tagar #ZarazettiraHinaPesantren. [dutaislam.com/pin]

close
Banner iklan disini