Pernyataan Terbuka Sinta Agustin Klarifikasi Atas Siaran Pers Soal Sikap Politik UAS
Cari Berita

Advertisement

Pernyataan Terbuka Sinta Agustin Klarifikasi Atas Siaran Pers Soal Sikap Politik UAS

Duta Islam #02
Sabtu, 13 April 2019

Prabowo dan Ustaz Abdul Somad. (Foto: istimewa)
DutaIslam.Com - Saya Sinta Agustin, yang pada Kamis (11 April 2019) menerbitkan siaran pers ke berbagai email media massa. Saya merupakan tim media UAS yang secara sukarela bekerja untuk membantu manajemen dakwah yang dilakukan UAS di berbagai wilayah. Keterlibatan saya dalam tim media UAS merupakan panggilan ketulusan hati, sebagai bagian dari hijrah yang telah saya penuhi selama ini.

Saya mungkin tidak banyak dikenali di lingkungan manajemen dakwah, tetapi saya melakukan kegiatan melalui wadah muslimah yang terus dibangun oleh Ibu Diana Tabrani, yang merupakan seorang Dokter yang sangat dekat dengan UAS.

Saya mungkin bersalah kepada publik karena saya mengatasnamakan TIM MEDIA UAS, yang susungguhnya saya adalah bagian dari muslimah yang aktif dalam kegiatan muslimah di pengajian-pengajian.

Penyebaran rilis media yang saya lakukan semata-mata saya lakukan karena keinginan beberapa muslimah yang menginginkan UAS tidak masuk ke dalam pusaran politik, dengan memberikan dukungan terhadap salah satu Paslon.

Saya membuat siaran pers dengan mengutip pernyataan UAS dalam sebuah video berdurasi 33 detik (Saya Lampirkan). Kemudian saya mengutip tulisan di media massa yang telah dipublikasikan melalui media online JPNN dengan judul Forum Tenaga Ahli FPKB Gugat Ustaz Abdul Somad (link). Saya juga mengutip keterangan dan informasi dari situs media online MERDEKA.COM dengan judul Tiba-Tiba Ketum PAN Berterima Kasih Kepada Ustaz Abdul Somad (link).

Temen-temen muslimah dan saya pribadi masih tidak menginginkan UAS masuk ke dalam lingkaran politik, ketika pada hari Kamis (11 April 2019), kami menyaksikan dialog UAS dan Prabowo Subianto (Paslon 02) di stasiun televisi TVOne. Kami masih menyangkal bahwa UAS benar-benar telah mendukung Paslon 02.

Saya memahami bagaimana UAS bisa tergelincir ke pusaran politik. Semua itu karena ulah Ibu Diana Tabrani yang terlibat dalam tim pemenangan paslon 02. Saya lampirkan foto-foto yang menunjukkan keterlibatan Ibu Diana dalam kegiatan politik.

Kami, ibu-ibu muslimah pengajian, menduga kuat bahwa Ibu Diana inilah yang mempengaruhi guru kami al mukarom UAS tergelincir pada pusaran politik 2019.

UAS adalah Ustadz yang sering bercerita tentang perbedaan 4 mazhab, sehingga kami setiap mendengar ceramahnya selalu memahami perbedaan ibadah secara hukumnya. Itu sangat baik sebagai ustadz yang tiada bandingnya dengan ustadz-ustadz lain yang populer di media massa maupun media sosial.

Saya tidak ingin menceritakan aib Diana dan UAS, jika memang media mempercayai bahwa UAS memang tidak ingin masuk politik. Melalui pernyataan publik ini juga kami muslimah pengajian yang selama ini mengikuti pengajian dan ceramah UAS dengan sungguh-sungguh, menginginkan UAS tetap sebagai guru dan ustadz yang tidak terlibat politik praktis.

Melalui pernyataan teruka ini juga saya sekaligus menjawab pertanyaan dari rekan-rekan media, yang sejak hari kemarin mengajukan pertanyaan ke email saya.

Saya berjanji akan membalas semua pertanyaan lebih lanjut kedepannya, mengenai apapun yang umat ingin mengetahuinya agar UAS tidak tergelincir ke dunia politik. Apalagi tergelincirnya UAS dikarenakan Ibu Diana Tabrani yang memiliki ambisi politik dengan memanfaatkan UAS. Diana Tabrani bahkan rela meminta cerai suaminya, yaitu Sayeed Lukman, yang saat ini tengah dalam proses perceraian.

Demikian keterangan dan pernyataan yang dapat saya sampaikan. Semoga membuka mata hati umat Islam, untuk memahami situasi yang dihadapi oleh guru kami, ustadz kami Ustadz Abdul Somad.

Salam hangat,

Sinta Agustin.

[dutaislam.com/gg]

Source: Katasulsel.com

close
Download Aplikasi Berkah Sahabat Beribadah