Selasa, 21 Agustus 2018

Jangan Kaget Mengapa Tokoh Besar Dicela

Habib Rizieq pernah Hina Gus Dur. Foto: Istimewa. 
DutaIslam.Com - Dalam sejarah para tokoh besar memang biasa disumpah-serapah dan dibenci. Bukan hanya itu tetapi juga dikafirkan, dibid’ahkan, dizindiq-kan (dituduh atheis) dan tuduhan yang bermacam-macam.

Seorang ahli tafsir berbagai kitab suci Ka'ab al-Ahbar mengatakan:

مَاكَانَ رَجُلٌ حَكِيْمٌ فِى قَوْمِهِ قَطُّ اِلَّا بَغَوْا عَلَيْهِ وَحَسَدُوهُ

"Tak ada tokoh bijak-bestari di sebuah komunitas kecuali selalu saja ada orang-orang/kelompok yang mencaci-maki dan mendengki dia."

Kedengkian dan kebencian adalah salah satu penyakit hati, sulit diobati bagi mereka yang menutup mata meskipun disajikan beribu-ribu argumentasi.

Senada dengan apa yang ditulis Jalal al-Din al-Suyuthi, ulama besar dan seorang ensiklopedis dengan ratusan karyanya:

مَاكَانَ كَبِيْرٌ فِى عَصْرٍ قَطُّ اِلَّا كَانَ لَهُ عَدُوٌّ مِنْ السَّفَلَةِ. إِذِ الْاَشْرَافُ لَمْ تَزَلْ تُبْتَلَى بِا لْاَطْرَافِ فَكَانَ لِآدَمَ إِبْلِيس , وَكَانَ لِنُوحٍ حَام وَغَيْرُه وَكَانَ لِدَاوُدَ جَالُوت وَاَضْرَابُه وَكَانَ لِسُلَيْمَان صَخَر وَكَانَ لِعِيْسَى بُخْتَنْصِر وَكَانَ لِاِبْرَاهِيم النَمْرُود وَكَانَ لِمُوسَى فِرْعَون وَهَكَذَا اِلَى مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَكَانَ لَهُ ابو جَهَل

"Tidak ada tokoh besar pada setiap zaman kecuali dicacimaki orang-orang bodoh. Orang-orang terhormat selalu diuji oleh orang-orang pinggiran. Dulu Nabi Adam dilawan Iblis, Nabi Nuh lawan Ham dan lainnya, Nabi Daud musuh Jalut dan pasukannya, Nabi Sulaiman lawan Sakhr, Nabi Isa lawan Bukhtanshir, Nabi Ibrahim lawan Namrud, Nabi Musa lawan Firaun, dan seterusnya sampai Nabi Muhammad SAW. Beliau dilawan Abu Jahal."

Tak heran tokoh bangsa apalagi menjadi simbol negara dicerca bahkan ingin dilenyapkan dan dianggap tidak berjasa sama sekali oleh mereka yang tak matang secara intelektual dan spiritual, atau oleh mereka yang pikirannya tergantung pada bentuk-bentuk kredo formal dan teks-teks literal keagamaan atau oleh fanatisme pada kebenaran diri sendiri dan buta pada kebenaran yang lain. [dutaislam.com/ed/pin]

Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini