Rais Syuriah NU Ranting Truko Kendal Diserang, Ansor Desak Polisi Ungkap Motifnya
Cari Berita

Advertisement

Loading...

Rais Syuriah NU Ranting Truko Kendal Diserang, Ansor Desak Polisi Ungkap Motifnya

Duta Islam #02
Minggu, 18 Maret 2018
Loading...

Ilustrasi: Istimewa
DutaIslam.Com - Terjadi penyerangan dengan benda tajam terhadap Rais Syuriah NU Ranting Truko Kecamatan Kangkung Kabupaten Kendal yaitu KH Ahmad Zaenuri (51) beserta menantunya bernama Agus Nurus Sakban (27) pada Sabtu (17/03/2018) sekitar pukul 16.00 sore.

Data yang diterima Dutaislam.com dari  GP Ansor Kendal, pelaku diketahui bernama Suyatno bin Syafii alias Bogel (35) yang beralamat di Desa Johorejo RT 01 RW 01 Kecamatan Gemuh Kabupaten Kendal.

Menyikapi kasus tersebut, GP Ansor Kendal menyampaikan keprihatinan atas musibah yang menimpa korban dan mendoakan agar lekas pulih. Pihaknya juga mendesak pihak kepolisian agar mengusut tuntas dan mengungkap motif pelaku.

"Mendesak kepada pihak kepolisian untuk mengusut kasus ini secara tuntas dan profesional, termasuk mengungkap motif pelaku, dan segera menyampaikan hasilnya kepada masyarakat," kata Muhammad Ulil Amri ketua PC GP Ansor Kendal melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (17/03/2018).

GP Ansor Kendal juga menghimbau kepada masyarakat Kendal, khususnya warga nahdliyin, untuk tidak menciptakan opini yang dapat memicu situasi di masyarakat menjadi tidak kondusif dan menyerahkannya kepada proses hukum yang berlaku.

Guna menjaga kondusivitas di masyarakat, GP Ansor Kabupaten Kendal  melalui tim Banser telah menempatkan personil Banser di rumah korban dan rumah sakit tempat korban sementara dirawat.

Untuk mendorong proses pengusutan Polisi, GP Ansor Kendal juga membentuk tim investigasi. "Ansor telah membentuk tim khusus untuk menginvestigasi kasus tersebut untuk menjadi bahan pertimbangan bagi para pihak yang berwenang," pungkasnya.

Kabar terakhir yang diterima Dutaislam.com dari menantu KH Ahmad Zaenuri, Saifur Rohman mengatakan, kini korban sedang dirawat di Rumah Sakit Tugu, Semarang. [dutaislam.com/gg]

Loading...