Mengunggah Foto Korban Kecelakaan Secara Utuh, Dapat Melanggar Aturan

Mengunggah Foto Korban Kecelakaan Secara Utuh, Dapat Melanggar Aturan

Minggu, 28 Januari 2018 | x dibaca
Slamet Priyatin (berdiri) saat mengisi materi jurnalistik dalam Kopdar dan Pelatihan Jurnalistik dan Pengelolaan Aset Media yang diselenggarakan Garda Bangsa Kaliwungu, Sabtu (27/01/2018).
DutaIslam.Com - Kontributor Kompas.com Slamet Priyatin mengingatkan kepada peserta Kopdar dan Pelatihan Jurnalistik dan Pengelolaan Aset Media yang diselenggarakan Garda Bangsa Kaliwungu, Kendal, agar tidak mengunggah foto korban kecelakaan secara utuh.

Hal ini menurutnya tindakan tersebut dapat melanggar peraturan dan bisa dipidanakan. "Apakah itu melanggar peraturan? jelas.. kalau yang diunggah itu utuh," kata Slamet saat mengisi materi jurnalistik di Ponpes Al Fadlu II, Sabtu (27/01/2018)

Ia menyontohkan semisal ada kecelakkan yang mengangibatkan kepala pecah. "Iya kalau keluarganya tidak punya sakit jantung. Kalau punya sakit jantung bisa berakibat fatal," lanjutnya.

Menurutnya, kalau media resmi pasti biasanya foto tersebut diblur. "Kalau di media kami kompas.com, itu kecelakaan tidak pernah dimunculkan korbannya, paling motor atau mobilnya, atau jalannya yang ditunjuk oleh polisi," jelas Slamet.

"Artinya mengunggah fotopun harus berarti-hati," tambahnya. [dutaislam.com/gg]

TerPopuler

close
Download Aplikasi Berkah Sahabat Beribadah