Nyusup, Bendera HTI Berkibar di SMK Tanggerang Disikat GP Ansor
Cari Berita

Advertisement

Nyusup, Bendera HTI Berkibar di SMK Tanggerang Disikat GP Ansor

Duta Islam #03
Rabu, 17 Januari 2018
Download Ngaji Gus Baha

Flashdisk Ebook Islami
Foto: NU Online
DutaIslam.Com - Pengurus Cabang Gerakan Pemuda (PC GP) Ansor Kota Pangerang berhasil menurunkan bendera Ormas terlarang  Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Bendera berkibar di halaman salah satu sekolah negeri di kawasan tersebut.

Penurunan bermula Senin (15/1) sekitar pukul 08.11, Ketua PAC GP Ansor Cipondoh Nur Asik mendapatkan laporan bahwa di SMKN 1 berkibar bendera HTI. Seketika, hal itu informasi tersebar di grup NU Kota Tangerang. Pukul 10.04, Ketua PC GP Ansor Kota Tangerang A Sudarto segera menginstruksikan kepada Abdul Murad untuk turun ke lokasi. Dan pada pukul 09.45 bendera HTI masih berkibar.

Abdul Murod, H Uden, Ustadz Akrom, Ust Solehan, dan Turmiji sebagai perwakilan Ansor bergerak dengan cepat mengkonfirmasi dan memberikan pemahaman kepada pihak sekolah. Pukul 10. 30 mereka tiba di SMKN 1 yang terletak di Jl Perintih Kemerdekaan II atau depan Kemenag Kota Tangerang. GP Ansor, yang diwakili Abdul Murod dan Turmidzi melakukan koordinasi dengan pihak sekolah. Keduanya memberikan pemahaman kepada para siswa dan pihak sekolah.

“Saya langsung turun ke lokasi dan berbicara secara persuasif,” kata Murod. Ia ditemani KH Uden, Ustd Akrom, Ust Solehan dan Turmidzi memberikan pemahan kepada pihak sekolah. Bahwa salah satu atribut yang terpasang adalah bendera Ormas yang dilarang negara. “Alhamdulillah, mereka bisa memahami dan mau menurunkannya,” Jelas Murod dilansir dari NU Online, Rabu (17/01/2018)

Akan tetapi pihak sekolah tidak mengetahui bendera dimaksud dan siapa yang memasang. Dan mereka berterima kasih kepada GP Ansor karena sudah memberikan penjelasan.

KH Uden berpesan, jangan sampai lembaga pendidikan menjadi tempat pengkaderan Ormas terlarang. Karena sekolah memang tempat yang paling efektif untuk hal tersebut. 

“Jangan sampai Kota Tangerang jadi basis perkembangan HTI. Ini tugas kita saat ini untuk memberikan pemahaman yang benar kepada penerus,” pungkasnya. [dutaislam.com/Suhendra/Ibnu Nawawi/pin]

Jual Kacamata Minus

close
Iklan Flashdisk Kitab 32 GB