Minggu, 03 Juni 2018

Mengapa Mbah Hasyim Asy'ari Dijuluki Hadratussyaikh? Ini Penjelasan Gus Muwafiq

Gus Muwafiq
DutaIslam.Com - Ketika Mbah Hasyim Asy'ari masih nyantri di Makkah, beliau mendapatkan kemulyaan dari orang Arab, yaitu gelar Hadratussyaikh. Hadratussyaikh merupakan titel tertinggi pelajar di Arab pada waktu itu. Demikian dijelaskan Gus Muwafiq ketika ceramah dalam memperingati haul KH Sholeh ke 21 di Ponpes At Tanwir, Talun, Sumberrejo, Bojonegoro.

Lantas, apa maksud dari gelar Hadratussyaikh? Gus Muwafiq mengatakan, dulu orang dijuluki Al Faqih, syaratnya hafal 2.000 hadits shohih. Kalau Al 'Alim mampu menghafal rub'ul Qur'an (seperempat Al-Qur'an).

"Nah kalau Hadratussyaikh, itu syaratnya hafal kutubus sittah (Shohih Bukhori, Shohih Muslim, Sunan Abu Dawud, Sunan Tirmidzi, Sunan Nasa'i, dan Sunan Ibnu Majah)," terang Gus Muwafiq, dalam video yang diposting akun youtube Ismahfudi MH, dikutip Dutaislam.com, Sabtu (02/07/2018).

"Mulo njenengan aman pun.. njenengan niki pengikutnya Kiai Hasyim Asy'ari (oleh sebab itu, Anda aman, Anda adalah orang yang mengikuti Kiai Hasyim Asy'ari), orang yang pada zaman itu sudah mendapatkan gelar Hadratussyaikh," imbuh Gus Muwafiq dihadapan warga Nahdliyin.

Kata Gus Muwafiq, karena gelar tersebut, ketika Mbah Hasyim pulang ke Indonesia, tidak ada yang berani dengan beliau. "Nek kiai-kiai ngelumpuk, sedoyo terose Mbah Hasyim Asy'ari (kalau kiai-kiai sedang berkumpul, perkataan Mbah Hasyim Asy'ari selalu dinanti)," jelas Gus Muwafiq. [dutaislam.com/gg]

Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini