Senin, 11 Juni 2018

Dakwah Hebat di Israel dan Diangkatnya Gus Dur Jadi Presiden Perdamaian Agama Samawi

KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Foto: Istimewa
DutaIslam.Com - Ramai bahasan mengenai kunjungan KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) yang menjadi pembicara dalam kegiatan diskusi yang diprakarsai oleh America Jewish Commitee (AJC) Global Forum di Yerusalem, Ahad (10/062018), KH M. Luqman Hakim mengungkapkan, bahkan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dulu menjadi pembicara utama kongres Yahudi di Israel.

Ketika menjadi pembicara tersebut, Kata Kiai Luqman, para Raby Yahudi yang hadir dalam forum tersebut menitikkan airmata. "Gus Dur berbicara dengan bahasa Ibrani tanpa teks," ungkapnya, Ahad (10/062018) melalui akun twitter @KHMLuqman.

Kiai luqman menceritakan, ketika Gus Dur usai memberikan pidatonya, para hadirin memberikan tepuk tangan yang sangat panjang. "Bahkan terpanjang di dunia sampai 15 menit," paparnya.

Gus Dur dan juga Gus Yahya, keduanya merupakan tokoh NU yang getol menyuarakan perdamaian antara Palestina dan Israel. Gus Yahya sendiri dalam forum AJC tadi mengatakan dirinya meneruskan perjuangan Gus Dur untuk mewujudkan perdamaian dunia di sejumlah negara, termasuk kemerdekaan rakyat Palestina.

Menurut Kiai Luqman, pidato yang disampaikan Gus Dur dihadapan para Yahudi tersebut merupakan "dakwah kemanusiaan yang dahsyat."

Kiai luqman juga mengatakan, Gus Dur di awal jadi Ketua PBNU, kepergiaannya ke Israel di tentang oleh para kiai NU sendiri, sebab ketika itu konflik Israel Palestina memanas. Namun kata Kiai Luqman, efeknya mengejutkan dan positif bagi dunia Islam.

"Pemikirannya yang mendunia membuat dia diangkat jadi Presiden Perdamaian Agama Samawi," tandas Kiai Luqman. [dutaislam.com/gg]

Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini