Kamis, 05 April 2018

Shalat adalah Rehat Terbaik Dibanding Tidur

Foto: Istimewa
DutaIslam.Com - Ada dua hal yang mendorong seorang muslim terpanggil untuk melaksanakan Sholat. Pertama, sholat dipandang sebagai kewajiban dan tuntutan untuk melaksanakannya, sehingga sholat masih jadi beban bahkan terasa berat dalam menunaikannya. Kedua, sholat sebagai kebutuhan. Pada maqom ini, kedamaian dan kenikmatan sholat dapat dirasakan sehingga sholat tidak lagi sebagai tuntutan kewajiban tapi kebutuhan.

Baca: Agar Shalat Anda Khusyuk Menurut Hatim Al-Asham

Ketika sholat sudah menjadi kebutuhan maka ibadah sholat akan menjadi saat yang tepat untuk relaksasi. Sholat adalah rehat terbaik bahkan nikmatnya dalam sholat mampu mengalahkan nikmatnya rehat dalam kondisi tidur. Itulah sebabnya mengapa panggilan adzan waktu Subuh berbeda dengan adzan pada waktu lainnya.

الصلاة خير من النوم

“Shalat lebih baik dari tidur”

Ketika gerakan sholat dengan jumlah rakaat yang berbeda, diyakini dapat memenuhi kebutuhan gerakan persendian, otot dan seluruh bagian-bagian di dalam organ tubuh kita.

Baca: Rahasia Shalat di Awal Waktu

Karenanya, bagi orang-orang tertentu, kaum sholeh, para Nabi dan Rasul meyakini bahwa sholat adalah rehat terbaik, sebagaimana disabdakan Nabi SAW ketika menjelang waktu sholat:

اَرِحْنِيْ بِهَا يَا بِلاَل

“Rehatkan, tenangkan, damaikan aku dengan sholat wahai Bilal”

Kendati begitu tidak semua orang mencapi dzauq atau cita rasa yang tinggi seperti itu. Sebagaimana cita rasa yang telah dicapai oleh kaum arif yang kenal sejati kepada hakikat Allah. [dutaislam.com/pin]

Keterangan:
Diambil dari serambimata.com, dari penjelasan KHR Ahmad Azaim Ibrahimy, Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah Sukorejo, Situbondo.

Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini