Sabtu, 07 April 2018

Kiai Ma'ruf Amin: Dulu Dipuja, Kini Dihina

KH Ma'ruf Amin. (Foto: Istimewa)
DutaIslam.Com - Kita tentu masih ingat betul pada rentetan aksi 212 dkk., bahwa Kiai Ma'ruf Amin dulunya dipuja-puja, dijadikan tokoh mereka, hingga foto beliau dipasang dalam ajakan aksi demonstrasi itu. Tapi ketika tujuan aksi tersebut sudah tercapai, dan alumninya menghendaki demo-demo lagi, Kiai Ma'ruf sudah tidak lagi didengar.

Pernyataan Kiai Ma'ruf mulai tak didengar setidaknya mulai rencana aksi 299 pada 2017 lalu.  Waktu itu, Kiai Ma'ruf menilai aksi 299 sudah tidak perlu lagi, karena tujuan dari aksi 212 sudah tercapai.

"Iya saya justru tidak setuju adanya demontrasi itu. Karena apa, karena yang 212 itu sudah selesai, masalahnya sudah selesai, sudah tidak ada. Makanya sekarang ini, tentu saya menganggap hal itu tidak perlu ada lagi," kata Kiai Ma'ruf, Rabu (27/09/2017), sebagaimana dilansir Kumparan.

Pernyataan Kiai Ma'ruf mulai santer tak didengar ketika alumni 212 berencana melakukan reuni aksi 212 pada Desember lalu. Kiai Ma'ruf bahkan melarang umat Islam untuk mengikuti reuni tersebut, tapi kembali diabaikan. "Saya akan melarang umat Islam ikut demo yang bernuansa politik," tuturnya kala itu, sebagaimana dilansir Detik, Senin (20/02/2017).

Kini Kiai Ma'ruf kembali tak didengar ketika menyerukan agar tidak usah demo kepada Sukmawati, karena sudah meminta maaf atas puisinya itu. Gerombolan 212 pun masih ngotot mendemo Sukmawati.

Pernyataan-pernyataan tak ingin mendengar tokoh yang dulunya dipuja itu pun keluar dari tokoh 212. "Ingat, yang kita denger ini Habib Rizieq bukan alim ulama. Jadi kalau bapak nyebut Ma'aruf Amin ya kita enggak dengerin," kata Eggy Sudjana, Jumat (06/04/2018), sebagaimana dilansir Merdeka.com, yang terlihat "lucu" itu.

Bahkan, nada-nada "menghina" Kiai Ma'ruf dilontarkan oleh orang-orang yang tidak sepakat kepada Kiai Ma'ruf. (Baca: Lagi, Kiai Maruf Amin Dihina Sebagai Kiai Lupa Umur Karena Foto Ini). (Baca juga: Hina Kiai Ma’ruf Amin, Fadli Zon Dikecam RMI Hingga Aa Gym ) Kini, kita pun dapat menilai bahwa kalau sesuai dengan mereka dipuja, kalau menolak dan tidak sesuai ditinggalkan, bahkan dihina. Innalillah... [dutaislam.com/gg]

Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini