Selasa, 13 Maret 2018

Keren! Ada Banser Berusia 92 Tahun, Orang Madura, Jadi Saksi Sejarah G30S PKI, Ini Kisahnya

Foto: Istimewa
DutaIslam.Com - Namanya Pak Miksan.  Begitu lelaki sepuh itu dipanggil.  Dia adalah anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) yang telah mewalafkan dirinya berjuang bersama Nahdlatul Ulama (NU)

Miskan merupakan anggota Banser Desa Komondung, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur. Dia anggota Banser paling sepuh. Usianya kini 92 tahun. Keren!

Di usianya yang tak lagi muda, Pak Miskan masih memiliki ghiroh (semangat) perjuangan yang tinggi Dibuktikan dengan masih aktifnya sebagai anggota Banser. Pak Miskan mengikuti Diklatsar Banser yang diadakan di Pondok Pesantren Miftahul Ulum Karangdurin, Kecamatan Karang Penang, Sampang, Jumat-Ahad (9-11/03/2019) lalu.

Pak Miksan merupakan saksi sekaligus pelaku sejarah yang ikut berjuang memberangus G30S PKI di Surabaya pada tahun 1965. Meskipun zaman telah berganti semangatnya terus menyala dan berkobar untuk terus bersama yang muda membela Ulama, Agama, dan Negara.

Selain Pak Miksan, ada juga sejawat satu desanya yang setia mengabdi untuk NU. Meski sudah lanjut usia, semangat mereka masih sama dengan yang muda. Mereka ialah Pak Maksan berusia 80 tahun, Pak Kembar usia 65 tahun, dan Pak Jeman 63 tahun. [dutaislam.com/Redo/Fathoni]

source: NU Online

Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini