Senin, 05 Maret 2018

Astaga! Baru Kenal Islam Belasan Tahun, Felix Sudah Berani Samakan NU dengan ISIS (?)

Felix Siauw. Foto: Istimewa
DutaIslam.Com - Viral video orasi Habib di acara Banser Wonosobo yang kemudian digoreng dengan caption hoax mendapat sorotan Mantan Ustad HTI Felix Siauw. Namun, ngawur dan keterlaluan, video tersebut digunakan Felix untuk menyerang NU yang menyamakannya dengan ISIS dengan logika awur-awuran.

Felix menulisnya dengan judul "Beda Slogan Sama Pemahaman" yang diunggah di akun FP Ustad Felix Siauw, Senin (05/02/2018). Memang Dia tak menyebut nama NU secara langsung. Dia hanya menyebut ormas. Namun publik pasti tahu kalau yang dimaksud Felix adalah NU. Karena rekaman ceramah yang dinarasikan Felix tak lain merupakan ceramah Kiai Muhammad Billy Abbas Cirebon dalam acara Ansor-Banser Wonosobo.


Baca: Fitnah, Banser Dituduh Mau Habisi HRS, Padahal Hoax

"Saya menyaksikan video yang cukup panjang itu, diawali orasi provokasi dan diakhiri dengan baiat ketaatan. Bukan takut yang saya rasakan, tapi kesedihan yang sangat mendalam. Sedih sebab masih ada kaum Muslim yang menganggap Muslim lainnya sebagai musuh, hampir tiap kalimat yang saya dengar di video itu saya istighfari, buat mereka dan buat saya. Terlintas di kepala saya saat itu. Bukan sekali saya mendengar seorang Muslim mengancam Muslim yang lain sebab keyakinan yang dia miliki, sebab klaim yang dia miliki," tulis Felix.


Pertanyaan yang harus dijawab Felix: sebagai warga negara apakah harus diam jika ada sekelompok orang yang mau merusak dan menghacurkan negara? Nalar yang masih sehat pasti akan menjawab "harus" walau sampai titik darah penghabisan.

Baca: Felix Bohong Sebut Jamaah Manarul Islam Bangil 2000 Orang

Tapi sayangnya, kesiapan membela negara dari gangguan sekelompok orang yang ingin merusaknya justru disamakan Felix dengan ISIS yang nyata-nyata tukang teror dan merusak citra Islam.

"Beberapa waktu lalu, ada beberapa yang mengaku sebagai anggota ISIS, melabeli darah saya halal, saya akan dihabisi, bila pasukan mereka sampai ke Indonesia. Lalu saya merenung, apa bedanya ormas ini dengan ISIS? Padahal ormas ini pun sangat tidak suka pada ISIS dan apapun turunannya, mengapa justru pemahamannya sama? Bila ISIS sanggup menghabisi yang tidak sepaham dengannya dengan alasan membela negara. Ormas inipun tega menyakiti bahkan akan menghabisi yang lain atas nama membela negara," tulis Felix di pragraf berikutnya.


Baca: Dosa-Dosa Felix Siauw ke-1: Membela Nasionalisme Tak ada Dalilnya

Nyata sekali kesalahan Felix yang meyebut ISIS sanggup menghabisi yang tidak sepaham demi membela negara. Sejak kapan ISIS berjuang membela negara? ISIS justru perusak negara dengan angan-angan kosong berdirinya khilafah, serupa Ormas HTI Felix, walau dengan gerakan yang berbeda.

Jelas sekali, menyamakan ISIS dengan NU sangat timpang yang dibangun dengan logika asal-asalan. Justru ISIS serupa Ormas HTI Felix dengan angan-angan ompong berdirinya khilafah. Bedanya, jika HTI melalui gerakan dakwah dan politik, ISIS dengan cara kekerasan dan menebar teror.

Baca: Tahukah? Felix Siauw Terang-terangan Nyatakan Talaq Tiga dengan Nasionalisme

Tuduhan Felix menyamakan NU dengan ISIS juga terdapat pada akhir-akhir tulisannya. Dia menuduh NU sebagai pemecah belah umat. Ini bunyi kalimatnya:

"Atas nama bela negara, kajian boleh dibubarkan. Tuduhan pun semua klaim dan fitnah tanpa bukti. Lantas apa bedanya ormas ini dengan ISIS? Berbuat seenaknya dengan arogan? Bedanya hanya slogan. Bila ISIS bela negara teriakkan slogan "Khilafah Baqiyah" padahal bukan Khilafah. Sedang ormas yang satu teriak "NKRI Harga Mati", tapi memecah-belah ummat.



Mari kita berpikir sehat lalu jawab pertanyaan berikut: Ormas siapa yang selama ini berusaha mengganggu dan memecah belah bangsa? Ormas NU yang ikut berjuang memerangi penjajah demi tegaknya negara bangsa dan umat aman sentosa atau kah Ormas HTI Felix yang baru saja dibubarkan itu?

Baca: Sejak HTI Menuduh NU Toghut, Mahdliyin Bergerak Karena Tahu Akan Mengkudeta

Selain menyamakan NU dengan ISIS Felix juga menuduh NU mengaku paling merasa benar dan tidak membuka ruang diskusi.

"ISIS mengklaim pemahamannya satu-satunya yang benar, tidak mau membuka ruang diskusi. Ormas inipun sama, tidak mau berdiksusi, selain saya salah, hajar dulu diskusi tak perlu," katanya.

Ini jelas fitnah murahan karena Ormas NU sejak dulu selalu membuka ruang dialog dengan siapa saja. Baik dengan pemerintah maupun ormas. Apakah HTI yang merupakan ormas Felix demikian? Silahkan dipikir dan dilihat sendiri. Salam waras [dutaislam.com/pin]

Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini