Kamis, 07 Desember 2017

Kecerobohan HTI Mencomot Rujukan dari Para Syekh


Oleh Nadirsyah Hosen

DutaIslam.Com - Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dalam mencomot rujukan dari para syekh yang seolah mendukung mereka, ternyata kutipannya tidak lengkap atau malah gagal paham sehingga terkesan asal comot.

HTI sebelumnya ketahuan memotong kalimat dari Syekh Wahbah az-Zuhaili, hnaya diambil bagian yang terkesan mendukung HTI tapi memotong kalimat selanjutnya. Baca ini: Demi Menutupi Kebohongan Khilafah, Karya Syeikh Wahbah Zuhaily Pun Dipotong HTI

Yang dikutip oleh HTI hanya baris pertama sebelum koma. Padahal aslinya ini seperti yang tampil diskrinsut. Syekh Wahbah terangan-terangan mengatakan yang penting itu adanya negara dimana ada pemimpin atau yang berwenang mengurusinya.


Bahkan saat Syekh Wahbah az-Zuhaili datang ke Indonesia beliau menjawab dengan tegas bahwa beliau tidak setuju khilafah. Beliau bilang gerakan mendirikan kembali khilafah ini dilakukan oleh mereka yg gak paham Islam. Baca ini: Syaikh Wahbah Zuhaili: Gerakan Khilafah Diserukan Oleh Orang-Orang yang Tidak Paham Islam

Satu contoh lagi bagaimana HTI gagal paham dan mencomot seenaknya kutipan pendapat para syekh. Hafidz Abdurrahman Ketua DPP HTI posting di akun twitter dan fb kutipan dari Syekh Ali Jad el-Haq mantan syekh al-Azhar dalam kitab fatawa al-Azhar (7/359) . Kutipannya ngawur ternyata:


Ini sosok Hafidz Abdurrahman ketua DPP HTI yang dulu bilang HTI sudah punya road map untuk gerakan mendirikan khilafah:


Seorang netizen @rifqmohammad menunjukkan bahwa itu bukan teks fatwa dari Syekh Ali Jad el-Haq. Ternyata itu teks dari kitab al-Faridhoh al-Ghoibah karya M Abdus Salam Faraj:


Cover depan kitabnya juga diposting oleh @rifqmohammad spt bisa kita di sini:


Saya sendiri langsung double-check ke kitab Fatawa al-Azhar 7/359 dan menemukan bahwa teks tersebut ada di fatwa tersebut tapi ini dalam konteks mengulas buku Faridhoh al-Ghoibah, bukan pendapat Syekh Jad el-Haq Ali Jad el-Haq. Ini skrinsutnya:


Darimana kita tahu bahwa Syekh al-Azhar sedang mengulas kitab al-Faridhoh al-Ghoibah? Mudah saja, lihat bagian depan fatwanya saat menuliskan pertanyaan:


Nah, jelas sudah kesalahan kutipan @Hafidz_AR1924 akan fatwa al-Azhar. Yang dicomot adalah kutipan dari kitab yang sedang diulas, bukan pendapat dari Syekh Jad el-Haq Ali Jad el-Haq. Malah kalau baca teks fatwa panjangnya isinya menolak paham HTI.

Demikianlah penjelasan dan bukti yang bisa kita sampaikan bahwa HTI paling tidak sudah dua kali tercyduk asal comot penjelasan dari kitab para syekh. Sekali lagi, jangan mau dibohongi sama HTI yah. Ngajilah sama para Kiai NU yang sanad keilmuannya jelas. [dutaislam.com/gg]

Diolah dari tweet Gus Nadir @na_dirs 07/12/2017

Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini