Sabtu, 09 Desember 2017

Ingat! Islam dan NKRI Sudah Selaras, untuk Apa Ganti Khilafah?

Foto: NU Online
DutaIslam.Com - Perkembangan teknologi  informasi memudahkan sekaligus mempercepat penyebaran informasi termasuk informasi berkonten Islam kepada masyarakat. Sayangnya tak jarang informasi berisi ajaran Islam yang tidak sesuai dengan pemikiran dan akidah islamiyah yang benar ikut menyebar. Konten bernuansa provokatif, radikal dan destruktif yang menimbulkan konflik di tengah masyarakat serta mendorong upaya melawan pemerintah yang sah meracuni pikiran masyarakat.

Hal ini ditegaskan Kabaintelkam Polri Luthfi Lubihanto di depan para stakeholders konten keislaman yang hadir dalam Silaturahmi Nasional I yang dilaksanakan oleh Lembaga Pentashih Buku dan Konten Keislaman Majelis Ulama Indonesia (LPBKI-MUI) di Hotel Santika TMII Jakarta, Jumat (08/12/2017).

Upaya tersebut juga termasuk bentuk perlawanan terhadap Pemerintah yang dilakukan beberapa kelompok melalui konten-koten yang disebarkan melalui berbagai media baik cetak maupun elektronik. Salah satu bukti perlawanan adalah dengan menggugat komitmen kebangsaan yang telah disepakati bersama yang menjadi konsensus dalam berbangsa dan bernegara.

"Empat konsensus kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI sudah merupakan bentuk final bagi bangsa Indonesia dan tidak perlu di-utak-atik, bahkan tidak perlu ditafsirkan bermacam-macam," tegas Luthfi dilansir NU Online, Jumat (08/12/2017)

Luthfi menegskan, Islam dan NKRI sudah selaras dan tidak bisa dipisahkan satu sama lain. Realitas seperti ini adalah wujud nyata dari ukhuwah wathaniyah. Keberadaan ukhuwah wathaniyah harus terus dipertahankan dan dipupuk.

Peran Majelis Ulama Indonesia sebagai lembaga syura ormas Islam dan lembaga yang terpercaya serta terbesar di Indonesia sangat dibutuhkan dalam memelihara persatuan dan kesatuan bangsa. MUI juga berperan vital dalam melindungi ummat dari pemikiran dan akidah yang melenceng dari agama Islam dan ideologi yang bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945.

"Demi terwujudnya masyarakat tamaddun, toleran dan ber-akhlaqul karimah, serta tetap tegaknya NKRI," katanya.

Ingat! Islam dan NKRI sudah selaras, untuk Apa Khilafah? [dutaislam.com/Muhammad Faizin/Kendi Setiawan/pin]

Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini