Minggu, 29 Oktober 2017

Sukses Membina Pergaulan dengan 5 Resep Jitu

Foto: Istimewa
DutaIslam.Com – Agama menuntun manusia bertindak etis baik hubungan dengan tuhan maupun hubungan dengan sesama manusia. Agama juga mengatur hubungan keluarga dengan lingkungan sekitar. Tujuannya tak lain agar kehidupan berjalan harmonis, tanpa masalah dan bisa hidup dengan tenang dan damai.

Adab atau tata cara hubungan keluarga dengan lingkungan sekitar telah dituntun oleh Rasulullah sebagaimana dijelaskan dalam beberapa hadis. Abuya as sayyid Muhammad Alawy Al-Maliky menjelaskan diantara ada-adab itu yaitu: 

1. Hubungan keluarga dengan kerabat dan orang terdekat dari jalur nasab hendaknya tersambung baik. Salah satunya dengan tidak memutus sillaturrohim, saling berkasih sayang dan berbuat baik. Selian itu hendaknya saling mengunjungi dan merasa sepi saat mereka tidak hadir dan tanyakan kabar tentangnya.

Sesuai dengan sabda Rasulullah: "Sedekah kepada orang miskin dapat satu pahala shodaqoh. Sedangkan sedekah kepada keluarga ada dua pahala. Yakni pahala shodaqoh dan pahala sillaturrohim" (HR. An-Nasa’i)

2. Hubungan keluarga dengan bawahan atau pembantu terwujud dangan baik saat bersikap lemah lembut, tidak takabbur atau sombong dan serta tidak merasa jijik kepada mereka.

Rasulullah bersabda: "Mereka adalah saudaramu. Allah jadikan mereka di bawah kekuasaanmu. Maka berilah mereka makanan sesuai makananmu, beri pakaian seperti pakaianmu dan jangan memaksa mereka mengerjakan yang mereka tidak kuat menanggungnya."

3. Hubungan keluarga dengan tetangga terwujud baik dengan cara memuliyakan dan berbuat bail pada mereka, tidak menyakiti perasaan dan tidak mencemoohnya.

Soal ini Rasulullah bersabda : "Tidak sempurna imanmu sehingga tetanggamu merasa aman atas sikapmu".

Beliau juga bersabda :"Barang siapa beriman pada Allah dan hari kiamat hendaklah ia muliakan tetangganya”.

4. Adab memasuki rumah orang hendaklah membiasakan salam sebanyak tiga kali. Kemudian setelah tiga kali salam tapi tidak ada ijin hendaklah pulang. Termasuk adab meminta ijin adalah berdiri membelakangi pintu.

Rasulullah pernah mengingatkan seorang pemuda yang datang ke rumah beliau dengan menghadap pintu dan melihat isi rumah.

5. Adab wanita saat keluar rumah hendaklah mengenakan pakaian yang sopan, menutup dan menjaga aurat. Tidak diperkenankan juga memakai perhiasan yang mencolok. Selian tidak berduaan dengan yang bukan muhrim.

Disinilah bahwa Islam menjadikan ayah dan ibu sebagai jalur menuju surga bagi anak yang berbakti. Dia menjadikan anak sebagai penggalang dari neraka bagi orang tua yang mendidik anaknya dengan agama yang baik.

Kemudian menjadikan istri sebagai kemuliaan bagi suami yang menjaga hubungan dan mempergauli mereka dengan baik, menjadikan pahala yang besar pada karib kerabat bagi mereka yang menjaga sillaturrohim, menjadikan tetangga sebagai kesempurnaan iman bagi mereka yang memuliakan tetangganya, menjadikan pembantu sebagai jalan ketaatan pada Allah dan Rasul-Nya bagi mereka yang berlemah lembut dan menjadikan tamu sebagai kesempurnaan keimanan bagi yang mau memuliyakan mereka.

Dari sini kita ketahui bahwa keluarga yang islami mengajarkan sikap saling mencintai, saling tolong menolong, berkasih sayang, ikhlash dalam memperbaiki hubungan. Selian itu selalu berbuat baik dan adil kepada siapapun, mengajarkan kesucian, kemuliaan dan persaudaraan. [dutaislam.com/ed/pin]

[Diambil dari Adabul Islam fii Nodzoomil Usroh. Hlm: 29-32]


Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini