Minggu, 01 Oktober 2017

[Mengejutkan] Kurikulum Agama di Arab Akan Dikontrol Gedung Putih?


DutaIslam.Com - Belum lama ini beredar video yang menunjukkan bahwa Kementrian Sekneg USA, Tillerson, sedang beraudiensi dengan Senator Amerika membahas tentang ekstrimis yang bermarkas di beberapa Masjid.

Ia mengajukan sejumlah anggaran untuk mencari solusi bahwa ekstrimis ini mempunyai semacam teks book (kitab panduan) yang dipandang oleh UU USA tergolong ekstrim. Diakui oleh Senat yang berkunjung ke beberapa Masjid, mereka menjumpai hal tersebut.

Anggaran ini dibutuhkan untuk meredam ekstrimis dengan cara memilih teks book atau kitab rujukan yang akan dipindai oleh otoritas Negara yang dikontrol oleh White House atau Gedung Putih.

Abdul Rasyid, yang melaporkan video tersebut kepada redaksi Dutaislam.com sambil memberi tanggapan atas video itu bahwa teks book tersebut tidak disebut dikoreksi oleh seorang Muslim, atau dikoreksi oleh Albani, namun akan dikoreksi oleh Gedung Putih.

"I mean, it will not be said to be corrected by a Muslim or corrected by the Albani (Nasir Uddin) , but will be corrected by the White House," kata Rasyid (01/10/2017).

Video tersebut diupload oleh Nashir al-Nashir dengan akun twitternya @atras10 pada 6 Juli 2017 lalu. Ketika mengupload video itu, Nashir juga memberikan caption berbahasa Arab:

!الوزير تيلرسون: فتحنا مكتب مشترك في الرياض؟ لتنقيح الفكر الوهابي من التطرف؟ وتصحيح المناهج
!!اصبح المنهج الديني تحت مراقبة وادارة البيت الابيض

"Sekretaris Tilrson: kami membuka kantor bersama di Riyadh? untuk merevisi ideologi Wahhabi dari ekstremisme? dan membenarkan kurikulum! kurikulum agama akan menjadi di bawah kontrol dan manajemen Gedung Putih!"

Ini linknya, silakan ditonton videonya: https://twitter.com/atras10/status/882890401128075264/video/1

Bagaimana tanggapan Anda melihat ini? [dutaislam.com/gg]

Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini