Rabu, 25 Oktober 2017

Duh, Orang Ini Berani Menghina Bahkan Mengkafirkan Gus Dur dan Quraish Shihab

Srenshot hinaan dan tuduhan kafir terhadap Gus Dur dan quraish Syihab. Foto: Dutaislam.com
DutaIslam.Com – Kelakuan kaum pentol korek makin hari makin keterlaluan. Ngajinya pakai terjemahan saja tapi seolah-olah sudah paling Islam. Yang lain kemudian mereka sebut kafir. Duuh!

Seperti kelakuan salah satu pengikut pentol korek bernama Jasmin Naufilin. Jasmin dengan nomor HP 085711417835 berani-beraninya menyebut Gus Dur dan Quraish Syihab Kafir. Tuduhan tak berdasar itu dia kemukaan di sebuah grup WathsApp yang diterima Redaksi Dutaislam.com, Rabu (25/10/2017)

”Gus Dur or Quraish Syihab KAFIR,” katanya mengomentari sebuah postingan “Gusdur juga ulama kata pengikutnya”.

Dalam grup tersebut terlihat Gus Dur dan Quraish Syihab menjadi bahan hinaan. Tak hanya Jasmin, sebuah akun bernama undur-undur dengan nomor HP 085700091292 juga juga menghina Quraish Syihab dengan sebutan kotoran menjijikkan.

“Quraish Syihab mah dudu (bukan, Red) ulama, neng ee pitik,” katanya, kurangajar.
Akun bernama Hamzah menyetujui pernyataan Jasmin yang menyebut Quraish Syihab dan Gus Dur Kafir. ”Setuju” katanya disertai emot icon jempol tangan.

Sementara akun bernama undurundur menguatkan hinaan kepada dua ulama yang sudah diakui keilmuannya tersebut.

”Sebagus-bagusnya bentuk eek tetap saja bau dan menjijikkan,” katanya.

Astagfirullah! Kelakuan mereka kok begitu ya? [dutaislam.com/pin]

Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post

1 komentar:

Hati-hati pengadu domba, kaum yg sejenis saracen mungkin masih merajalela. Setahu saya, Nabi Muhammad juga kalau utk hinaan yang sifatnya pribadi jarang marah. Bahkan mesjid dikencingi juga tidak marah. Beda kalau dihina itu nilai kebenaran beliau SAW akan membelanya sampai menang. Diingatkan saja yg menghina tsb, bahwa daging alim ulama itu beracun, biar dia sendiri merasakan akibatnya.

POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini