Dutaislam.com Mengucapkan Selamat Tahun Baru Hijriyah 1439 H. Kamis, 21 September 2017

  • Waspada Radikal Pura-Pura Masuk NU

    Admin: Duta Islam
    Dimuat: Sabtu, 19 Agustus 2017
    A- A+
    Foto: sindonews.com 
    DutaIslam.Com - Belakangan ini NU semakin gencar diserang, baik dari dalam maupun dari luar. Oleh sebab itu, sebagai warga NU, patut waspada agar tidak keblinger. Berikut ini cara membedakan NU-ASWAJA vs NU KW.

    1. NU itu namanya NU tok gak pake tambahan embel-embel garis lurus, bengkok, seong. Jika ada organisasi memakai nama NU tapi ada embel-embel GARUS LURUS, BENGKOK, SEONG sudah pasti mereka tidak lagi murni NU, tetapi KW.

    2. NU itu tidak gampang mengkafir-kafirkan, memfitnah golongan yang lain. Menghujat pimpinannya sendiri kafir, sesat, bid'ah. Tanpa proses tabayyun. So, jika ada yg mengaku NU tetapi menuduh pimpinan NU sesat, bid'ah sudah pasti mereka itu bukan NU. Mereka itu sudah dicuci dengan doktrin golongan luar seperti WAHABI, HTI organisasi-organisasi import yang memamg royal kopar kafir.

    3. NU itu pendiri NKRI dengan Ideologi PANCASILA. NU telah menyaksikan segala periode dari perjalanan bangsa. Dari zaman usir penjajah, PKI, NII, darah NU selalu tertumpah bagi NKRI.

    Ciri khas utama NU, yakni cinta tanah air. Jika ada yg ingin merongrong NKRI-PANCASILA, jangan salah jika organisasi sayap seperti BANSER, ANSOR siap membela.

    So, jika ada yang mengaku NU tapi ingin ganti PANCASILA dengan KHILAFAH, KOMUNIS, mereka pasti bukan NU, tetapi anak haram yang sudah dicuci otak oleh organisasi bajingan HTI, WAHABI, PKI.

    4. Ciri lain dari NU adalah mengedepankan sifat UMMATAN WASYATHAN atau bersifat moderat dan juga memiliki sifat inklusif atau terbuka. NU tumbuh di tanah air dengan genetis moderat, luwes.

    Ini sangat berbeda dengan organisasi-organisasi asal Timur Tengah, Asia Selatan seperti WAHABI, HTI, MMI, JT... Karena terlahir dari lingkungan yang keras, gemar perang, ekslusif, membuat mereka sangat kaku, radikal, eksklusif, konservatif.

    So, jika terdapat orang mengaku NU tetapi berpikiran kaku, radikal, konservatif/kolot. Mereka itu bukan NU tetapi sudah terdoktrin paham radikal asal Timur Tengah.

    5. Ciri lain dari NU yakni menampilkan Islam yang Rahmatan Lil Alamin. Mengayomi yang lemah, minoritas. Menjaga kerukunan dan sedapat mungkin menghindari konflik terhadap umat lain. Maka jangan heran saat melihatnya anggota NU-BANSER menjaga rumah ibadah umat lain. Tujuannya, untuk menciptakan rasa aman, tenggang rasa, saling menghormati, agar tercipta kerukunan umat.

    Ini sama sekali berbeda dengan karakter organisasi asal Timur Tengah yang cenderung radikal, rasis, selalu memiliki cara utk menghasut pada permusuhan, pertikaian teriak penggalan, bunuh, bakar... dengan dalih tegakkan syariat.

    Waspadalah, NU cuma satu tidak ada yang lain, yaitu NU tok. [dutaislam.com/gg]

    Source: Wahabi Garis Lurus

    Terimakasih telah membaca Portal Dutaislam.com (DI). Kami bagian dari jaringan admin web Aswaja. Jika tertarik berlangganan artikel DI, silakan klik FEED. Punya naskah layak terbit? Silakan klik KIRIM NASKAH. Ingin produk dikenal luas, silakan klik IKLAN
  • BEBAS BERKOMENTAR:

    1 komentar: