Dutaislam.com mendukung gerakan deradikalisasi dan anti teror di media sosial!

  • Undang Haidar Bagir Ngaji Buku Islam, Dema IAIN Surakarta Diancam Gang Laskar

    Admin: Duta Islam
    Dimuat: Kamis, 04 Mei 2017
    A- A+

    DutaIslam.Com - Bukan hanya pengajian Maulid yang dibubarkan. Bedah buku berjudul "Islam Tuhan Islam Manusia" yang sedianya akan digelar oleh Dewan Mahasiswa (Dema) IAIN Surakarta di Graha IAIN Surakarta, pada 9 Mei 2017 mendatang juga akan dibubarkan oleh sekelompok Islam radikal, Aliansi Nasional Anti Syiah (Annas) Solo Raya dan Laskar Umat Islam Solo (Luis).

    Melalui pesan WhatApp, Huda Rahman Hakim yang menjadi panitia, melaporkan kepada Dutaislam.com telah diancam oleh Mulyono, alumni STAIN yang juga mengaku sebagai pendiri Forum Kajian STAIN Surakarta (Forkis) pada tahun 1999.

    "Tanggal 9 kami siap bubarkan. Minta berapa puluh orang atau berapa ratus orang. Pilih kami bubarkan atau acara dibatalkan. NKRI tidak mengakui agama Syiah," begitu pesan Mulyono kepada panitia, Senin (01/05/2017).

    Alasan Annas menolak Haidar Bagir yang diundang sebagai pembicara dituduh gembong Syiah. "Pembicara sekaligus penulis buku dan penerbit buku patut diduga mempunyai kecenderungan pengikut ajaran Syiah," demikian dugaan yang tertulis dalam edaran, ditandatangani Ketua Annas Solo Raya, Tengku Azhar, Lc. pada Rabu (03/05/2017).

    Seperti umumnya kelompok garis keras, Annas mengancam akan mendatangkan 3000 an manusia jika acara itu tetap digelar. "Ini bukan ancaman atau gertakan. Dengan Syiah saya tidak main-main. Nyawa saya tak kasih kan," tegas Mulyono kepada salah satu panitia.

    Namun, ancaman sepihak itu ternyata tidak membuat penyelenggara bertekuk lutut. "Ini merupakan salah satu kebebasan mimbar akademik dan kegiatan ilmiah akademis, sehingga kami selaku panitia bertekad untuk terus melanjutkan kegiatan ini," tegas Huda Rahman Hakim kepada Dutaislam.com di Surakarta, Rabu (03/05/2017) malam.

    Menanggapi ancaman berbalut nyawa itu, Haidar Bagir tak gentar sama sekali. "Meski diancam didemo 3000 orang, saya tetap siap, asalkan tuan rumah siap, masak kita biarkan acara kampus diancam," kata Bagir di akun twitternya.

    Ironisnya, sikap arogan Annas itu ternyata disebut mendapat dukungan Rektor IAIN Surakarta, Dr. Mudofir, M.Pd. "Alhamdulillah, kami dan Pak Rektor mencapai keputusan bersama untuk mengganti narasumber Syiah Haidar Bagir dengan narasumber yang lain, yang tidak syiah tentunya. Allahu Akbar !!!," tulis pemilik akun Facebook Kevin AlAthos di beranda Facebook Dema IAIN Surakarta, (04/05/2017) dini hari.

    Rektor pun ketakutan, keok ditekan!
    Perang tagar pun tak terhindarkan. Pihak Dema mengampanyekan tagar #SaveIdealismeMahasiswa, #TolakIntimidasiPendidikan dan #StopIntervensiKampus untuk melawan arogansi "seniornya" itu. Annas "and the gangster" menolak Syiah namun membolehkan bedah buku asal tidak dihadiri tokoh yang masih diduga Syiah. Lucu dan aduh. Semoga waras semua! [dutaislam.com/ab]

    Terimakasih telah membaca Portal Dutaislam.com (DI). Kami bagian dari jaringan admin web Aswaja. Jika tertarik berlangganan artikel DI, silakan klik FEED. Punya naskah layak terbit? Silakan klik KIRIM NASKAH. Ingin produk dikenal luas, silakan klik IKLAN
  • BEBAS BERKOMENTAR:

    1 komentar:

    Cuma mau nanya,benakah Haidar Bagir pengikut paham Syiah ?