Kamis, 13 April 2017

Semarang Bergejolak, Malam Ini Puluhan Ormas Geruduk Lokasi Muswil FPI di Semarang

Puluhan ormas tolak FPI di Semarang
DutaIslam.Com - Rencana pembentukan struktur pengurus Front Pembela Islam (FPI) di Semarang menuai penolakan oleh puluhan ormas. Itu adalah reaksi atas akan digelarnya musyawarah wilayah oleh FPI pada Kamis, 13 April 2017 di Rumah pentholan tokoh radikal, Zainal Abidin Petir, Jl. Pergiwati I No. 19 Bulu Lor Semarang Utara, pukul 19.00 WIB.

Puluhan ormas yang menolak itu adalah Ganaspati (ini sudah resmi membuat surat penolakan ke SAT IK Restabes Semarang ), Lindu Aji, Pemuda Pancasila, Pemuda Panca Marga, GM FKPPI, Laskar Merah Putih, Patriot Garuda Nusantara, Gerakan Pemuda Ansor, GM FKUB, Ikatan Remaja Masjid Kota Semarang, Pelajar Cinta Tanah Air, Laskar Mahesa Jenar, IKBS Lowo Ijo.

Ada lagi, yakni Laskar Pandawa Lima, GM FKPPI, GANTARA, Budi Cantheng, Sunan Braholo, Baitul Muslimin Indonesia, Kanjeng Suro Agul-Agul, Pangeran Sambernyawa, Bani Izroil, Mbah Jambrong Alap-Alap, Santri Pamengkang Jagad, Laskar Ki Ageng Pandan Aran, Banteng Ketaton Special Force, Bolo Kurowo, Tumenggung Surobawuk, Pasukan Panji Sabrang Lor, Laskar Adipati Yunus, Laskar Jipang Panolan, Prajurit Jaka Tingkir, Kodrat, Terater Buih dan GMNI Semarang.

Dalam rilis yang diterima Redaksi Dutaislam.com, alasan menolakan mereka menolak FPI di Semarang adalah agar kota lumpia itu tetap tentram dan damai dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika. Menurut mereka, FPI adalah organisasi radikal yang suka menebar kebencian, fitnah dan permusuhan, serta gemar melakukan kekerasan berkedok agama, serta dipimpin oleh para tersangka pelanggaran hukum pidana.

Lebih lanjut, penolakan itu juga berdasarkan peristiwa kelam pada Ramadhan tahun lalu dimana FPI dipimpin Zainal Petir bersama HTI Jawa Tengah pimpinan Abdullah telah membuat onar dengan membatalkan acara buka puasa yang digelar Ibu Shinta Nuriyyah Abdurrahman Wahid, yang pada hakikatnya hanya ingin menjaga kemajemukan bangsa dalam rasa kasih sayang.

Peristiwa itu dianggap telah merusak kedamaian Kota Semarang di saat umat muslim sedang khusyuk beribadah dan berupaya berdakwah membangun persaudaraan, tetapi diganggu organisasi intoleran tersebut.

Karena organisasi anarkhis dan radikalisme banyak menimbulkan masalah dan perpecahan antar sesama anak bangsa itulah yang membuat puluhan ormas mendesak berdirinya FPI segera dibatalkan. Sikap diatas akan diambil sebagai langkah gerakan jika FPI tidak dibatalkan di Semarang.

Malam ini, Kamis (13/04/2017) puluhan ormas gabungan itu sedang negosisasi alot di lokasi. "Iki negosiasi penolakan pihak FPI alot banget. Sampai jeleh aku," ujar Ichwan, kontributor Dutaislam.com di lapangan. [dutaislam.com/ab]

Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini