Dutaislam.com mendukung gerakan deradikalisasi dan anti teror di media sosial!

  • Jangan Mau Dibohongi Pakai Bendera HTI-ISIS

    Admin: Duta Islam
    Dimuat: Minggu, 02 April 2017
    A- A+

    DutaIslam.Com - Berikut ini adalah cuitan atau tweet Gus Nadirsyah Hosen menyikapi kampanye Hizbut Tahrir yang akhir-akhir ini diklaim sebagai bendera rasulullah sesuai hadits versi mereka. Bagaimana sebetulnya? Simak tweet intelektula muda NU tersebut. 

    1. Saya mau bahas malam minggu ini untuk para jomblo soal bendera Rasul. Jangan mau dibohongi sama ISIS dan HTI yah!

    2. ISIS dan HTI sama-sama mengklaim bendera dan panji yang mereka miliki adalah sesuai dengan Liwa dan rayah-nya Rasulullah. Benarkah? Enggak!

    3. Kalau klaim mereka benar, kenapa bendera ISIS dan HTI berbeda design dan khat tulisan arabnya? Ayoooo :)

    4. Buat yang jomblo dan lagi manyun malam mingguan simak yah penjelasan saya soal bendera Islam ini. Manyun-manyun berpahala. Hehehe

    5. Secara umum hadits-hadits yang menjelaskan warna bendera Rasul dan isi tulisannya itu tidak berkualitas shahih.

    6. Riwayatnya pun berbeda-beda: ada yang bilang hitam saja, ada yang bilang putih saja, ada riwayat yang bilang hitam dan putih, malah ada yang kuning.

    7. Dalam sejarah Islam juga beda lagi. Ada yang blagi Dinasti Umayyah pakai bendera hijau, Dinasti Abbasiyah pakai hitam, dan pernah jg putih

    8. Konteks bendera dan panji dipakai Rasul itu sewaktu perang untuk membedakan pasukan Rasul dengan musuh. Bukan dipakai sbg bendera negara

    9. Jadi kalau ISIS dan HTI tiap saat mengibarkan liwa dan rayah, emangnya kalian mau perang terus? Kok kemana-mana mengibarkan bendera perang?

    10. Kalau dianggap sebagai bendera negara khilafah, kita ini NKRI, sudah punya bendera merah putih. Masak ada negara dalam negara! Makar!

    11. Ok sekarang bagaimana status hadits soal bendera ini? Kita bahas yah pelan-pelan.

    12. Hadis riwayat Thabrani dan Abu Syeikh yang bilang bendera Rasul hitam dan panjinya putih itu dhaif

    13.  Riwayat Thabrani ini dlaif karena ada rawi yang dianggap pembohong yaitu Ahmad bin Risydin. Bahkan kata Imam Dzahabi, dia pemalsu hadits.

    14. Riwayat Abu Syeikh dr Abu Hurairah itu dhaif karena kata Imam Bukhari rawi yang namanya Muhammad bin Abi Humaid itu munkar

    15. Riwayat Abu Syeikh dari Ibn Abbas haditsnya masuk kategori hasan, bukan shahih.

    16. Riwayat lain bendera Rasul yang warnanya hitam, atau putih, atau kuning atau merah itu gak ada tulisan apa-apa. 

    17. Katakanlah ada tulisannya, maka tulisan khat jaman Rasul dulu beda dengan di bendera ISIS dan HTI

    18. Jaman Rasul tulisan al-Qur'an belum ada titik dan khatnya masih pra Islam yaitu khat kufi.

    19. Makanya meski mirip bendera ISIS dan HTI itu beda khatnya. Kenapa ayo? Kan sama-sama mengklaim bendera Islam? Itu karena rekaan mereka saja.

    20. Gak ada contoh yang otentik dan sahih bendera Rasul itu seperti apa. Itu rekaan orang-orang ISIS dan HTI berdasarkan hadits-hadits yang tidak sahih.

    21. Jadi jangan mau dibohongin yah sama bendera Islam-nya HTI dan ISIS. Perkara ini bukan masuk kategori syari'ah yang harus ditaati. [dutaislam.com/ab]

    Nadirsyah Hosen, Rois Syuriuah PCI Nahdlatul Ulama Australia -New Zealand 
    dan Dosen Senior Monash Law School

    Terimakasih telah membaca Portal Dutaislam.com (DI). Kami bagian dari jaringan admin web Aswaja. Jika tertarik berlangganan artikel DI, silakan klik FEED. Punya naskah layak terbit? Silakan klik KIRIM NASKAH. Ingin produk dikenal luas, silakan klik IKLAN
  • BEBAS BERKOMENTAR: