Senin, 06 Februari 2017

P4nt4tmu Seperti Wajahku, eh Kebalik, Wajahku yang Seperti Itu


DutaIslam.Com - Seseorang yang sedang marah-marah mengatakan, "p4nt|4tmu seperti wajahku". Dipikir-pikir lagi, "Oh, kebalik!". Ia katakan lagi, "Jadi, keliru tadi. Bukan ‘P4n|t4tmu seperti wajahku’, tapi ‘Wajahku seperti p4|nt4tmu”.

Itulah gambaran seseorang yang sedang marah.

Sufi Nusantara, Sunan Kalijaga, dalam kaitan ini membagi ada 4 jenis nafsu, 1) Nafsu Lawwamah, dipersonifikasikan sebagai Begawan Maenaka, yang melambangkan Bayu Langgeng yang berwatak hitam. Warna hitam melambangkan batin dan pikiran yang gelap.

Yang ke 2). Nafsu Sufiah, dipersonifikasikan sebagai Gajah Situbondo atau Bayu Kanitra berwatak kuning, melambangkan tendensi hingga bisa menyebabkan seorang bisa menjadi lemah dan cepat lupa.

Nafsu yang ke-3). Nafsu Amarah. Dipersonifikasikan sebagai raksasa Jayareksa atau Bayu Anras yang berwatak merah, melambangkan kecenderungan merusak, membakar hati dan pikir.

Sedangkan yang ke-4) Nafsu Muthmainnah yang dipersonifikasikan sebagai Resni Hanoman atau Bayu Kinara yang berwatak putih, melambangkan sifat membimbing, men-suci-kan dan menuntun. [dutaislam.com/ ab]

Ditulis oleh Riadi Ngasiran

Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini