Dutaislam.com mendoakan sukses HUT RI ke-72 pada Kamis Wage, 17 Agustus 2017. NKRI Harga Hidup Dunia Akhirat!

  • Jonru Dilarang Isi Cyber Army Bertema Bela Islam di Sragen, Tofalemon Nyinyir

    Admin: Duta Islam
    Dimuat: Sabtu, 04 Februari 2017
    A- A+

    DutaIslam.Com - Rencana Jonru Ginting yang akan mengisi pelatihan Cyber Army di Masjid Raya Al-Falah Sragen, Jumat (03/02/2017) ditolak beberapa elemen masyarakat. Menyikapi hal itu, Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, sempat memanggil Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Sragen yang menjadi panitia.

    Acara bertema "Bedah Media Islam, Menjadi Pembela Islam Lewat Media" dianggap dapat menimbulkan keresahan masyarakat, mengingat sepak terjang Jonru yang selama ini juga dianggap kerap melempar status yang memancing amarah publik, utamanya nahdliyyin. Apalagi iklim politik negeri ini diterpa banyak isu SARA.

    Beberapa kali Jonru menghina Ansor, kiai dan amaliyah NU. Itu yang membuat Ansor Cabang Sragen juga ikut bersuara keras menentang kehadiran Jonru di tempat yang dinilai tidak pas digunakan. Masyarakat mengetahui kalau masjid Al-Falah itu jelas dikelola oleh Pemkab Sragen.

    "Selama ini cenderung ada klaim dari salah satu ormas keagamaan sebagai pengelola masjid tersebut," kata Ketua GP Ansor Cabang Sragen, Endro Supriyadi, (02/02/2017) melalui rilisnya. Atas masukan banyak pihak, Kapolres Sragen, AKBP Cahyo Widiarso, membatalkan ijin acara, sebagaimana berita yang dirilis oleh Joglosemar.

    Namun, dibalik pembatalan acara itu, salah satu anggota Partai PKS yang juga kader Muhammadiyah fanatik, Musthofa Nahrawardaya, melalui akun twitternya, malah nynyir kepada Ansor Sragen. Ia memposting pengumuman acara Jonru di Sragen sembari memberi catatan provokatif, "Yang Non Muslim saja TIDAK PERNAH mengusir Muslim. Lha ini! Innalillahi, astaghfirullahm laaa haulaaa walaa quwwata illa billah," naudzubillah sekali status manusia yang populer disebut TofaLemon itu.

    Sumber gambar:  https://twitter.com/NetizenTofa/status/827496988773986305
    Provokasi Lemon ternyata berhasil. Pengikutnya ikut gagal paham dan menulis di bawah cuitan Lemon di atas, "penyakitnya kambuh, hobi jaga gereja, hobi ngusir pengajian, panas kl ada yg memakmurkan masjid," kata Emhady H Zatada, persis seperti yang pernah Jonru provokasikan di page nya beberapa bulan lalu.

    Tapi ungkapan nyinyir pembebek Lemon itu dibalas oleh pengguna akun Twitter bernama Tjackrabirawa, "yah, reputasi Jonru Ginting sudah tahu sama tahulah," timpalnya. Bahkan ada netizen lain yang menyebut Jonru Ginting sebagai "manusia tidak jelas".

    Kepada Dutaislam.com, salah satu anggota Ansor Sragen, Krisna, menjelaskan kalau Muhammadiyah sempat tidak mengakui pula sebagai pihak yang mengundang Jonru. Namun ketika ditunjukkan bukti copy-an undangan acara, Ketum PDM Sragen tidak menjawab, alias diam.

    Surat dari Muhammadiyah Sragen
    "Itu terjadi (diam) ketika pihak Pemda memanggil pimpinan ormas, NU dan MD di ruang bupati," ujar Krisna, Sabtu (04/02/2017) sore. Kabarnya acara Jonru di Sragen kemudian dipindah ke Masjid Goro Assalam, Pebelan, Kartosuro, Sukoharjo. [dutaislam.com/ ab]

    Terimakasih telah membaca Portal Dutaislam.com (DI). Kami bagian dari jaringan admin web Aswaja. Jika tertarik berlangganan artikel DI, silakan klik FEED. Punya naskah layak terbit? Silakan klik KIRIM NASKAH. Ingin produk dikenal luas, silakan klik IKLAN
  • BEBAS BERKOMENTAR:

    1 komentar:

    Kenapa ya, sudah jelas mengundang tapi berbohong tidak mengundang. Jangan diulangi akhi ... Istighfar dan bertaubatlah pada Allah SWT.