Jumat, 11 November 2016

Hoax: Kabar Wafat Habib Abdul Qadir Dihasut Sebagai Korban Tembakan Demo 411

DutaIslam.Com - Ada-ada saja yang dilakukan oleh para pendamba kerusuhan di Indonesia. Demo 411 yang tidak berhasil dibuat rusuh total oleh mereka, dijadikan alasan untuk membuat kabar fitnah memancing empati serta emosi warga negara yang damai.

Di tengah mengenang jasa pahlawan di Hari Pahlawan Nasional 10 November 2016, justru beredar brodcast yang menyebut kalau Habib Abdul Qadir al-Aydrus meninggal sebab terkena tembakan peluru pada aksi 4 November 2016 kemarin.

"Beliau adalah salah satu korban dari aksi bela Islam 4 November 2016, sebelumnya beliau sempat kritis karena tertembak peluru di dada beliau. Namun setelah berhasil melewati masa kritis beliau menghadap-Nya," tulis broadcast tersebut.

Pesan provokatif tersebut juga mengajak untuk meneruskan aksi bela Islam, “lanjutkan perjuangan kaum Muslim karena aku melihat Baginda Shalallahu ’Alaihi Wassalam menyiapkan Istana dan perayaan bagi para mujahidin di aksi bela Islam. Jangan hiraukan orangnya yang percaya media," pesan itu diteruskan dengan tanya, "masihkah anda ragu?".

Ini bukti screenshoot kabar provokasi itu yang didapatkan admin Duta Islam dari beberapa group WhatsApp:


Setelah ditelusuri, kabar wafatnya Habib Abdul Qadir Al Aydrus tersebut adalah berita lama yang diupdate kalangan pemecah belah untuk merusak tatanan harmonis umat Islam Indonesia.

Dalam situs masihwan. com, sudah dimuat berita meninggalnya Habib Abdul Qadir. "Telah Meninggal Dunia Al-Habib Abdul Qodir Alaydrus’ di RS. PHC. Surabaya. Beliau pengasuh Ponpes Darut Tauhid, Malang," tulis laman tersebut, diunggah admin pada 16 Oktober 2016, pukul 10.30 WIB.

Bukan hanya tulisan teks, situs itu juga melengkapi foto informasi wafatnya Habib Abdul Qadir tersebut dengan sebuah foto dimana Habib Rizieq juga ikut mendoakan jenazah saat masih di rumah sakit. Ini buktinya:


Dari penelusuran Duta Islam di atas, jelas bahwa kabar meninggalnya Habib Abdul Qodir Alaydrus karena kena tembakan saat aksi adalah bohong belaka, hoax, palsu, masuk kategori penghsudan dan fitnah luar biasa bagi umat Islam. Ia meninggal sebelum aksi demo dilakukan.

Namun anehnya, masih ada saja orang sekaliber syuriah NU yang menyebarkan dan group habaib yang menerima broadcast hoax bin bodong 100 persen itu. Habib sudah meninggal, masih diajak demo juga oleh oknum tidak jelas itu. Innalillahi wa inna ilahi rojiun. 

Hati-hati menerima kabar hoax seputar demonstrasi 411 yang mengatasnamakan bela Islam tersebut. Banyak bukti yang menunjukkan kalau aksi kemarin bernafas politis dan dipenuhi kebencian mendalam. Ilallahil musta'an. [dutaislam.com/ ab]
Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini